Dubes Denmark Minta Saran PB NU Atas Radikalisme

Laban Laisila | Suara.com

Selasa, 07 April 2015 | 23:32 WIB
Dubes Denmark Minta Saran PB NU Atas Radikalisme
Ketua PB NU Said Aqil. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Duta Besar Kerajaan Denmark untuk Indonesia Casper Klynge berkunjung ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Selasa (7/4/2015), untuk bersilaturrahim sekaligus meminta saran mengenai upaya mengatasi radikalisme warga Muslim di negaranya.

Menurut Dubes Klynge, sejauh ini sudah ada sekitar 125 orang warga negara Denmark yang bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Sebagian besar adalah warga negara keturunan Palestina," kata Dubes Klynge kepada Ketua Umum PB NU KH Said Aqil Siroj.

Dia mengungkapkan bahwa bergabungnya sejumlah warga negara Denmark dengan ISIS menjadi keprihatinan tersendiri dan mendapatkan perhatian serius pemerintahannya untuk diatasi.

"Mereka memang warga negara keturunan, tapi lahir, besar, dan menempuh pendidikan di Denmark. Itu menimbulkan keprihatinan pada kami," katanya.

Dubes Klynge menilai NU mampu menjadi tameng bagi Indonesia dalam menghadapi merebaknya gerakan radikal, sehingga pihaknya meminta masukan untuk diterapkan di negaranya.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengakui bahwa di Indonesia pun ada radikalisme, terutama sejak tahun 1980-an ketika paham Wahabi mulai masuk ke Tanah Air.

"Itu perlu diamati, dan di Indonesia ada BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) yang melakukannya," kata kiai lulusan Universitas Ummul Qura, Mekkah, Arab Saudi itu.

Terkait upaya penanganan radikalisme, Said Aqil menyarankan Denmark mengedepankan langkah deradikalisasi, yaitu mengajak warga Muslim di negara itu kembali ke ajaran Islam yang mengedepankan sikap moderat.

"NU memiliki cabang di luar negeri, di beberapa negara di Eropa juga ada, seperti Jerman dan Belanda. Mereka juga aktif membantu negara setempat mengatasi radikalisme yang ada," katanya.

Sebelum menerima Duta Besar Denmark, Ketua Umum PBNU juga kedatangan pimpinan Grande Mosquee de Lyon, Perancis Kamel Kabtane yang bersilaturrahim untuk bertukar pikiran mengenai Islam yang ramah ala Indonesia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkominfo: Situs Radikal Diblokir Atas Permintaan Masyarakat

Menkominfo: Situs Radikal Diblokir Atas Permintaan Masyarakat

Tekno | Selasa, 07 April 2015 | 23:11 WIB

Kuburan Massal 1.700 Mayat Tentara Korban ISIS Ditemukan

Kuburan Massal 1.700 Mayat Tentara Korban ISIS Ditemukan

News | Selasa, 07 April 2015 | 18:49 WIB

Buntut Blokir Situs Islam, Kemenkominfo Minta Maaf

Buntut Blokir Situs Islam, Kemenkominfo Minta Maaf

News | Selasa, 07 April 2015 | 18:42 WIB

Ini Empat Rencana Besar 17 Terduga Teroris di Kuala Lumpur

Ini Empat Rencana Besar 17 Terduga Teroris di Kuala Lumpur

News | Selasa, 07 April 2015 | 13:58 WIB

Terkini

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB