Ini Penyebab Banyak Suap di Pelabuhan Khusus Perikanan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2015 | 15:13 WIB
Ini Penyebab Banyak Suap di Pelabuhan Khusus Perikanan
Ilustrasi pelabuhan. (Antara)

Suara.com - Satgas Anti Ilegal Fishing menyoroti banyaknya pungutan liar dan penyuapan di Pelabuhan Khusus Perikanan di Indonesia. Salah satunya di Pelabuhan Khusus Perikanan Benjina di Kepulauan Aru.

Ketua Satuan Tugas Anti Ilegal Fishing Mas Ahcmad Santosa menduga selama ini aparat keamanan di pelabuhan khusus perikanan tidak bekerja secara semestinya. Maka itu timnya sudah mendatangi 9 kawasan pelabuhan khusus perikanan.

"Ini kan penting, kita nggak pernah tahu kinerja mereka selama ini. Kinerja setiap perusahaan. Kita tahu juga tingkat kepatuhan kapal eks asing. Nanti juga kita akan fokus untuk melihat pelabuhan khusus. Mungkin itu akan menjadi rekomendasi kita, membuat pelabuhan khusus peangkpan ikan," jelas dia berbincang dengan suara.com, Rabu (8/4/2015) malam kemarin.

Di Benjina, kata Ota aparat tidak menjalakan fungsinya. "Seharusnya ada Bea Cukai, yah mungkin ada. Tapi bisa dikatakan pelabuhan khusus ini (Benjina) yang dimiliki oleh perusahaan ikan kecil ini dikuasai aparatur daerah itu. Yah nggak jalan dong. Suka-suka jadinya," jelasnya.

Padahal pelabuhan khusus perikanan itu bisa jadi sebagai pintu masuk barang ilegal dari luar Indonesia. Semisal narkoba, atau bahkan bisa terjadi pencurian ikan.

"Kita sudah punya pelabuhan khusus untuk perikanan. Apa mampu mengawasinya, mengontrolnya? Apakah dia benar bisa memastikan apa yang diturunkan dan apa yang dibawa itu hanya ikan? Jangan-jangan mendaratkan minuman keras, buah-buahan, sayuran, drugs misalnya. Senjata apalagi, mana kita tahu. Pengawasannya nggak kuat. Itu yang saya kira pelabuhan khusus itu bisa kita awasi betul. Jadi istilahnya pelayanan publiknya jalan, tapi pengawasan lemah," katanya.

Menurut dia masalah kesejahteraan aparatur di pelabuhan khusus menjadi alasan penyuapan marak di sana. Selain itu, aparat yang bertugas tidak dirotasi secara berkala.

"Bisa jadi memang ada kekurangan dalam biaya beroperasi atau memang sudah terlalu lama tidak dirotasi aparaturnya. Sehingga mereka melihat korupsi sebagai sesuaatu yang rutin. Ini perlu ada solusi rotasi cepat, tingkat kesejahteraan diperbesar. Di sana tingkat kesejahteraan kurang. Karena kan di tiap tempat terpencil itu kan ada tnjangan kemahalan. Karena transportasi sulit, barang mahal. Itu tunjangan kemahalan harus ada," papar Ota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPATK Akan Telusuri Aliran Dana Suap Benjina

PPATK Akan Telusuri Aliran Dana Suap Benjina

News | Kamis, 09 April 2015 | 14:48 WIB

KKP Perketat Izin Operasi Kapal Ikan eks Asing

KKP Perketat Izin Operasi Kapal Ikan eks Asing

News | Kamis, 09 April 2015 | 14:28 WIB

Hasil Investigasi Sementara Satgas Mafia Illegal Fishing

Hasil Investigasi Sementara Satgas Mafia Illegal Fishing

News | Kamis, 09 April 2015 | 07:59 WIB

Menteri Susi Ingin Kapal Panama MV Hai Fa Disita

Menteri Susi Ingin Kapal Panama MV Hai Fa Disita

News | Kamis, 09 April 2015 | 06:00 WIB

Terlibat Perbudakan, KKP Tutup Pusaka Benjina Resources

Terlibat Perbudakan, KKP Tutup Pusaka Benjina Resources

News | Rabu, 08 April 2015 | 18:11 WIB

Perbudakan ABK Benjina

Perbudakan ABK Benjina

Foto | Selasa, 07 April 2015 | 19:46 WIB

DPR Minta Pemerintah Selidiki Perbudakan Nelayan di Pulau Benjina

DPR Minta Pemerintah Selidiki Perbudakan Nelayan di Pulau Benjina

News | Selasa, 07 April 2015 | 14:35 WIB

ABK Korban Perbudakan Benjina Minta Dipulangkan ke Myanmar

ABK Korban Perbudakan Benjina Minta Dipulangkan ke Myanmar

News | Senin, 06 April 2015 | 13:52 WIB

Lagi, Kapal Thailand Pencuri Ikan Akan Ditenggelamkan di Aceh

Lagi, Kapal Thailand Pencuri Ikan Akan Ditenggelamkan di Aceh

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 15:59 WIB

Ikan Indonesia Hasil "Ilegal Fishing" Dijual di Pasar Dunia

Ikan Indonesia Hasil "Ilegal Fishing" Dijual di Pasar Dunia

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2015 | 15:57 WIB

Terkini

Jaga Air Tanah dari Rumah, Pemprov Jateng Gelorakan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan

Jaga Air Tanah dari Rumah, Pemprov Jateng Gelorakan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Rupiah Menuju Rekor Terburuk, Modal Asing Terus Kabur

Rupiah Menuju Rekor Terburuk, Modal Asing Terus Kabur

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Bacaan Doa Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Panduan Pemerintah, Lengkap!

Bacaan Doa Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Panduan Pemerintah, Lengkap!

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Warga Ingin Piknik Gratis di Ancol, DPRD DKI Sebut APBD Belum Mampu

Warga Ingin Piknik Gratis di Ancol, DPRD DKI Sebut APBD Belum Mampu

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Bukan Cuma Panci, Ini yang Diperiksa dalam Sertifikasi Halal Rice Cooker

Bukan Cuma Panci, Ini yang Diperiksa dalam Sertifikasi Halal Rice Cooker

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Xiaomi Pad 9 Pro Max Dibanderol Mulai Rp11 Jutaan, Usung Chip Xring O3 dan Baterai 12.000 mAh

Xiaomi Pad 9 Pro Max Dibanderol Mulai Rp11 Jutaan, Usung Chip Xring O3 dan Baterai 12.000 mAh

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Studi Ungkap Dampak Krisis Air terhadap Kesehatan dan Masa Depan Anak Perempuan

Studi Ungkap Dampak Krisis Air terhadap Kesehatan dan Masa Depan Anak Perempuan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:09 WIB

Mensos Gus Ipul Pastikan 15 Juta Keluarga Sudah Terdaftar Perlinsos Digital

Mensos Gus Ipul Pastikan 15 Juta Keluarga Sudah Terdaftar Perlinsos Digital

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

×