PKS: Kalau Bir Dilarang, Buat Tempat Penjualan Khusus

Liberty Jemadu, Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 11 April 2015 | 06:15 WIB
PKS: Kalau Bir Dilarang, Buat Tempat Penjualan Khusus
Seorang kader PKS menggendong anaknya saat mengikuti kampanye di Gelora Bung Karno Minggu (16/3). [Antara/Zabur Karuru]
Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait keberadaan bir ataupun minuman beralkohol di Jakarta masih dipermasalahkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat DKI Jakarta.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta, Selamat Nurdin, mengatakan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama harus mematuhi peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6/2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.

"Jadi kalau gubernur justru bilang bir baik untuk melancarkan kencing salah kaprah. Komentar gubernur ini perlu dikritik," ujar Nurdin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2015).

"Ini kan masalah regulasi, kalau ada ketentuan yang melarang ya buat dong tempat penjualan khusus," tambah dia.

Selamat menegaskan, partainya ingin agar penjualan minuman keras betul-betul ditata. Dia juga mengharapkan kepada gubernur DKI dapat menyikapi ketententuan yang akan diterapkan pemerintah pusat pada tanggal 16 April 2015 mendatang.

"PKS tidak melarang bir beredar, karena memang ada agama di Jakarta yang memperbolehkan. Misalkan ada yang jual babi, kan ada orang juga yang diperbolehkan makan babi, (harus) ada agerai-gerai tertentu jual babi," tegas Nurdin.

Selain itu dia juga menerangkan, terkait perkataan gubernur mengenai persoalan miras, tidak perlu dibesar-besarkan. Nurdin menilai perkataan Ahok ketika dimintai keterangan oleh para pekerja media prihal pelarangan penjualan miras gubernur salah menafsirkan.

"Yang salah ini soal pernyataan-pernyataan dia (Ahok). Jadi dia enggak berfikir konteks, mungkin karena sering diliput media jadi candu buat dia. Ada sesuatu yang baru harus heboh diliput media," terang Nurdin sambil tertawa.

Sebagi informasi, pada Senin (6/4/2015) lalu Ahok sempat bertanya-tanya soal keabsahan penjualan bir di DKI Jakarta.

"Bir salahnya di mana sih? Ada enggak orang mati karena minum bir? Orang mati kan karena minum oplosan cap topi miring atau minum spiritus campur air kelapa. Saya kasih tahu, kalau kamu susah kencing, disuruh minum bir," klaim Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hendak Gulingkan Ahok, PKS Nilai DPRD DKI Belum Kompak

Hendak Gulingkan Ahok, PKS Nilai DPRD DKI Belum Kompak

News | Jum'at, 10 April 2015 | 21:17 WIB

Polemik Bir, PKS: Emang Ahok Majelis Ulama?

Polemik Bir, PKS: Emang Ahok Majelis Ulama?

News | Jum'at, 10 April 2015 | 17:40 WIB

Kesal dengan Dirjen Kemendagri, Ahok Protes ke Tjahjo Kumolo

Kesal dengan Dirjen Kemendagri, Ahok Protes ke Tjahjo Kumolo

News | Jum'at, 10 April 2015 | 16:50 WIB

Kisruh Bir, Ahok: Orang yang Nggak Bayar Pajak Juga Haram

Kisruh Bir, Ahok: Orang yang Nggak Bayar Pajak Juga Haram

News | Jum'at, 10 April 2015 | 12:59 WIB

Disebut Sebagai Masalah Buat Jakarta, Ahok: Semacam Vitamin Aja

Disebut Sebagai Masalah Buat Jakarta, Ahok: Semacam Vitamin Aja

News | Jum'at, 10 April 2015 | 12:54 WIB

Dihujat Karena Sebut Bir Tidak Berbahaya, Ini Reaksi Ahok

Dihujat Karena Sebut Bir Tidak Berbahaya, Ini Reaksi Ahok

News | Kamis, 09 April 2015 | 07:48 WIB

Studi: Bir Mampu Tingkatkan Kesuburan Lelaki

Studi: Bir Mampu Tingkatkan Kesuburan Lelaki

Health | Rabu, 22 Oktober 2014 | 11:11 WIB

Terkini

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:56 WIB

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:55 WIB

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

Surakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:54 WIB

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

Sumut | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:45 WIB

×