Sentil Jokowi, Politisi PDI Perjuangan Bela Megawati

Laban Laisila | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 13 April 2015 | 14:26 WIB
Sentil Jokowi, Politisi PDI Perjuangan Bela Megawati
Megawati Soekarnoputri di lokasi Kongres IV PDI Perjuangan di Sanur, Bali, Rabu (8/4/2015). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Henry Yosodiningrat mengatakan, harus dipisahkan antara hukum tata negara dengan partai politik terkait Pidato Ketua Umum Megawati Sukarnoputri yang menyindir pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Harus dipisahkan. Dalam hukum tata negara dia kepala negara, kepala pemerintahan. Tapi presiden diusung partai dan gabungan partai politik. Di situ dia sebagai petugas partai," kata Henry di DPR, Jakarta, Senin (13/4/2015).

"Ada yang bilang bahwa parpol itu membunuh demokrasi, parpol itu reseh. Ada lagi yang mengatakan bahwa Presiden bertanggungjawab pada rakyat. Secara konstisui iya. Tapi visi-misi presiden, berasal dari yang mengusung itu, yang mendaftarkan daftarkan visi misi itu parpol pengusung, jadi bukan Jokowi," tambahnya.

Henry menegaskan, tidak ada martabat dari Presiden Jokowi yang direndahkan dalam pidato Megawati itu. Menurutnya, pada prinsipnya Presiden Jokowi adalah kader, sama seperti dirinya yang merupakan kader PDI Perjuangan yang ditugaskan di DPR.

"Saya tidak melihat ada yang direndahkan martabatnya, nggak ada, prinsipnya begitu, dia kader partai, petugas partai seperti kami di DPR," ujarnya.

Disinggung pidato Megawati soal 'penumpang gelap', Henry menganggap hal itu adalah sebuah warning kepada Presiden Jokowi. Dia tidak mengatakan siapa penumpang gelap itu. Tapi menurutnya hal itu sebagai warning untuk Presiden Jokowi.

"Itu kan ada kalimatnya, hati-hati ada penumpang gelap. Yaitu orang yang tidak mau capek bikn partai, tiba-tiba nimbrung, berarti kan ada kecenderungan memisahkan presiden dari partai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meme Jokowi Salah Teken Surat Pengunduran Diri Beredar

Meme Jokowi Salah Teken Surat Pengunduran Diri Beredar

News | Senin, 13 April 2015 | 11:55 WIB

Soal Pidato Megawati, Para Pengkritik Dinilai Terlanjur Antipati

Soal Pidato Megawati, Para Pengkritik Dinilai Terlanjur Antipati

News | Senin, 13 April 2015 | 01:30 WIB

Ini Makna "Petugas Partai" yang Berulang Kali Disebut Megawati

Ini Makna "Petugas Partai" yang Berulang Kali Disebut Megawati

News | Minggu, 12 April 2015 | 23:30 WIB

Terkini

Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka

Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:34 WIB

Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat

Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:21 WIB

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:20 WIB

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan

Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB

Nasib Peserta UTBK 2026 yang Curang di Undip, Terancam Masuk Daftar Hitam Permanen

Nasib Peserta UTBK 2026 yang Curang di Undip, Terancam Masuk Daftar Hitam Permanen

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:13 WIB

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:09 WIB

KPK Batasi Masa Jabatan Ketua Umum Parpol 2 Periode, Siapa yang Paling Lama Menjabat?

KPK Batasi Masa Jabatan Ketua Umum Parpol 2 Periode, Siapa yang Paling Lama Menjabat?

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:05 WIB

UU PPRT Disahkan, Menko Cak Imin: Jaminan Sosial PRT Wajib, Bukan Lagi Pilihan!

UU PPRT Disahkan, Menko Cak Imin: Jaminan Sosial PRT Wajib, Bukan Lagi Pilihan!

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:01 WIB

Jangan Cari Kenyamanan Pribadi, Menhaj ke Petugas Haji: Kita Datang untuk Melayani, Bukan Dilayani!

Jangan Cari Kenyamanan Pribadi, Menhaj ke Petugas Haji: Kita Datang untuk Melayani, Bukan Dilayani!

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:55 WIB