Setahun Hilang, Pencarian MH370 Dilanjutkan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 16 April 2015 | 17:45 WIB
Setahun Hilang, Pencarian MH370 Dilanjutkan
Mengenang MH370 (Shutterstock/Ahmad Faisal Yahya)
Setelah setahun lebih menghilang dan sempat dihentikan, pencarian Malaysia Airlines MH370 dilanjutkan. Pencarian akan dilakukan selama setahun ke depan.

Otoritas tim gabungan pencarian dari Malaysia, Australia dan Cina akan menambah armada pencarian 2 kali lipat dari sebelumnya. Pencarian kali ini akan terpusat di kawasan dasar laut Samudra Hindia.

Operasi pencarian besar-besaran ini akan dilakukan di zona 23.000 mil persegi. Saat ini sebanyak 4 kapal menjelajah di Samudera Hindia. Perpanjangan pencarian ini akan memakan biaya 60 juta Euro. Biaya itu akan ditanggung Malaysia dan Australia.

"Jika pesawat tidak dapat ditemukan di wilayah pencarian saat ini, menteri sepakat untuk memperpanjang pencarian dengan tambahan 60.000 kilometer persegi dan 120.000 kilometer persegi," kata pihak otoritas tim pencarian.

Sementara pencarian akan dilakukan dengan berpatokan kepada kondisi cuaca di sekitar laut. Sebab operasi pencarian di lautan tidak akan mudah.

Kesepakatan dilanjutkannya pencarian MH370 ini menyusul pertemuan 3 menteri dari Australia, Cina dan Malaysia. Sementara salah satu keluarga penumpang, Jiang Hu menyambut baik keputusan itu.

"Saya pikir itu kabar baik bahwa mereka akan terus mencari. Tapi pencarian harus transparan dan mereka harus membiarkan kita mengawasi itu," kata Jiang Hu.

Sebelumnya, Warga di Kuda Huvadho di Dhaalu Atol meminta penyelidik untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 di wilayah terpencil tersebut. Abdu Rasheed Ibrahim, salah satu warga di aerah terpencil itu mengungkapkan, tim penyelidik kemungkinan besar bisa menemukan MH370.

Wilayah terpencil di Maladewa itu berjarak 2.000 mil dari Kuala Lumpur. Pesawat MH370 hilang pada 8 Maret 2014, tidak lama setelah lepas landas dari bandara internasional Kuala Lumpur Malaysia. Pesawat yang mengangkut 239 penumpang dan kru pesawat itu dalam perjalanan menuju Beijing, Cina.

Selama lebih dari satu tahun, pencarian pesawat MH370 dilakukan di Samudera Hindia. Pencarian di wilayah itu berdasarkan data dari perusahaan Inmarsat yang menyebut MH370 terkahir kali terlihat di Samudera Hindia.

Luasnya wilayah Samudera Hindia membuat tim pencari kesulitan untuk mendeteksi dan menemukan serpihan dari MH370. Hilangnya MH370 merupakan misteri terbesar di sepanjang sejarah industri penerbangan di dunia. (telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:35 WIB

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:53 WIB

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:49 WIB

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB