Akik Pancawarna Jadi Cinderamata Untuk Istri Kepala Negara di KAA

Laban Laisila | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 19 April 2015 | 12:18 WIB
Akik Pancawarna Jadi Cinderamata Untuk Istri Kepala Negara di KAA
baru Akik. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, ada dua belas macam produk khas Indonesia yang diberikan sebagai cinderamata untuk delegasi peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60, mulai dari akik hingga keris.

"Ada 12 suvenir, yang paling populer akik," kata Arief ditemui usai pembukaan Pameran Kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular di Jakarta Convention Center, Minggu (19/4/2015).

Salah satu akik yang akan diberikan sebagai cinderamata adalah 120 liontin batu akik jenis pancawarna yang akan diberikan kepada para ibu negara yang ikut hadir di KAA 2015.

Akik Pancawarna tersebut diberi sertifikat berisi penjelasan sejarah batu tersebut secara ilmiah oleh Koperasi Paguyuban Lasminingrat Gemstone Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Selain akik, Arief menyebutkan berbagai cinderamata lain yang akan dijadikan kenang-kenangan untuk para delegasi meliputi batik, tenun, kopi dan juga keris.

"Hampir semua teman ingin memberikan, sekarang sedang diseleksi, mungkin nanti akan dipilih sepuluh model," ujar dia.

Arief Yahya hadir dalam pembukaan Pameran Kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular yang dibuka oleh Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi.

Usai pembukaan, Arief menemani Menlu melihat-lihat berbagai kerajinan tradisional Indonesia dalam pameran tersebut, seperti batik, tenun dan keramik.

Pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) merupakan salah satu acara sampingan dalam rangkaian pelaksanaan KAA yang berlangsung dari 19 April hingga 24 April di Jakarta dan Bandung.

Acara di Jakarta meliputi Pertemuan pejabat tingkat tinggi (Senior Official Meeting) kawasan Asia-Afrika, Pertemuan Tingkat Menteri dan Pertemuan Puncak Bisnis Kawasan Asia-Afrika (Asia-Africa Business Summit).

Sementara itu, pada hari terakhir KAA akan dilaksanakan napak tilas (historical walk) oleh para kepala negara di Bandung.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Truk Dilarang Melintas di Kawasan Bandara Soekarno Hatta

Truk Dilarang Melintas di Kawasan Bandara Soekarno Hatta

News | Minggu, 19 April 2015 | 11:02 WIB

Situasi Lalu Lintas Siang Ini di Dalam Kota dan Arah Bandara

Situasi Lalu Lintas Siang Ini di Dalam Kota dan Arah Bandara

News | Minggu, 19 April 2015 | 10:47 WIB

Terkini

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:46 WIB

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:37 WIB

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:35 WIB

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:53 WIB

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:49 WIB