Menlu Minta Penjelasan Dubes Arab Soal Pemboman KBRI di Yaman

Laban Laisila, Erick Tanjung

Selasa, 21 April 2015 | 16:56 WIB
Menlu Minta Penjelasan Dubes Arab Soal Pemboman KBRI di Yaman
Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi di Kantor Kemenlu Jakarta, Selasa (17/2). (Antara)

Suara.com - Pemerintah RI dalam hal ini Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi meminta penjelasan ‎kepada Arab Saudi melalui Duta Besarnya untuk Indonesia, Mustafa Ibrahim, terkait serangan bom koalisi negara Teluk di Sanaa, Yaman, pada Senin kemarin (20/4/2015).

Akibat serangan bom itu dua WNI menjadi korban luka-luka dan gedung KBRI di Sanaa hancur.

"Intinya dua, pertama saya meminta penjelasan mengenai apa yang terjadi pada tanggal 20 April kemarin," kata Retno usai rapat tertutup dengan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia di sela-sela Konfrensi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2015).

Retno mempertanyakan kepada Arab Saudi, kenapa KBRI Indonesia terkena serangan bom.

Padahal, kata dia, Pemerintah Indonesia pada 26 Maret lalu telah menginformasikan mengenai titik lokasi KBRI maupun wisma Indonesia di Yaman agar tidak menjadi sasaran bom melalui pihak kedutaan.

"Kami sudah berikan koordinat KBRI dan Wisma Indonesia disana dengan harapan bahwa karena ini adalah misi diplomatik, maka harus dilindungi.‎ Ada kewajiban dari semua pihak untuk melindungi perwakilan diplomatik negara manapun," tegas Retno.

Sedangkan yang kedua, Pemerintah meminta pertanggungjawaban Pemerintah Arab Saudi atas kerusakan-kerusakan KBRI di Yaman.

Dikabarkan 90 persen kondisi KBRI di Sanaa mengalami kerusakan parah, termasuk semua mobil milik KBRI ikut hancur.

"Saya menggaris bawahi bahwa hubungan Indonesia dan Saudi Arabia sangat baik, dan saya tidak mau hal-hal seperti ini akan mengganggu hubungan bilateral kedua negara," tandasnya.

Seperti diberitakan, kantor KBRI di Yaman menjadi target salah sasaran pemboman. Bom itu semestinya ditujukan bagi depot amunisi di kawasan yang berdekatan dengan KBRI, yang kini dikuasai pemberontak Houthi di Yaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kata Pimpinan DPR soal Pemboman KBRI di Yaman

Ini Kata Pimpinan DPR soal Pemboman KBRI di Yaman

News | Senin, 20 April 2015 | 20:51 WIB

Terkini

Prabowo Acungkan Telunjuk di Hadapan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa: Semua Instropeksi!

Prabowo Acungkan Telunjuk di Hadapan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa: Semua Instropeksi!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:01 WIB

'Jangan Mundur!' Karangan Bunga Dukung Polri Usut Korupsi Jampidsus Muncul di Polda Metro

'Jangan Mundur!' Karangan Bunga Dukung Polri Usut Korupsi Jampidsus Muncul di Polda Metro

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:54 WIB

Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Ditjen Bea Cukai

Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Ditjen Bea Cukai

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:52 WIB

Sejumlah Tokoh Hadiri Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Ada JK hingga Christine Hakim

Sejumlah Tokoh Hadiri Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Ada JK hingga Christine Hakim

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:44 WIB

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:27 WIB

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:48 WIB

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:43 WIB

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:41 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:39 WIB

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB

×