Mewujudkan Poros Maritim Dunia Melalui KAA

Tomi Tresnady | Suara.com

Selasa, 21 April 2015 | 22:05 WIB
Mewujudkan Poros Maritim Dunia Melalui KAA
Presiden Joko Widodo membuka forum Asian-African Business Summit di peringatan Konferensi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, Selasa (21/4/2015).

Suara.com - Pidato kemenangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla di kapal phinisi di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, pada 22 Juli 2014, ingin mengangkat dan mendorong semangat Indonesia sebagai negara maritim.

Dalam berbagai kesempatan selama kampanye pemilu sebelumnya, presiden terpilih juga sering mengungkapkan cita-citanya untuk membawa dan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Impian serupa juga pernah diungkapkan Bung Karno dengan mengatakan bahwa bangsa yang kuat dan sejahtera harus menjadi bangsa bahari. Namun, sebelum menjadi poros maritim dunia, Indonesia harus lebih dulu menjadi sebuah negara maritim, sehingga sektor kelautan menjadi sentral kehidupan ekonomi dan pusat produksi utama.

Pada acara pendukung dalam rangkaian peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA), Selasa, Indonesia menggelar pertemuan dengan negara-negara Small Island Developing States (SIDS), anggota Indian Ocean Rim Association (IORA), Negara-Negara Kepulauan, dan negara yang memiliki laut (archipelagic and oceanic countries) untuk memobilisasi dukungan.

Negara-negara kepulauan memperjuangkan agar sektor maritim terkait laut, kelautan, dan sumber daya kelautan (Goal 14) dari dokumen Sasaran Pembangunan Berkelanjutan Pasca-2015 (SDG Post-2015) disetujui negara-negara anggota PBB pada Sidang Umum PBB September mendatang di New York, sehingga menjadi prioritas dunia.

"Untuk memobilisasi dukungan, kami mengundang negara-negara pulau dan negara-negara Samudera Hindia untuk bergabung membuat pernyataan yang akan dikirim ke New York, sehingga pada Sidang Umum PBB nanti SDG diadopsi anggota PBB dan sektor kemaritiman ini masuk. Goal nomor 14 dari SDG 2015 ini harus dimanfaatkan secara berkelanjutan," jelas Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, di Jakarta Convention Center, Selasa.

PBB saat ini sedang membahas program SDG Pasca 2015 yang terdiri atas 17 Goals yang dijadwalkan akan diaklamasikan oleh para pemimpin dunia, termasuk Presiden Joko Widodo pada Sidang Umum PBB mendatang.

Indroyono mengatakan pertemuan itu diharapkan menghasilkan kesepakatan yang akan dibawa ke Markas PBB New York untuk memperkuat pembicaraan dokumen SDG paca 2015.

"Dari sini, hasilnya akan dibawa ke New York. Ini bisa memperkuat negosiasi teks yang sedang dilakukan sampai bulan September," ujar Indroyono.

Menurut dia, apabila Goal 14 disepakati, Indonesia dan negara kepulauan lainnya bisa menjalankan program dan mempertahankan keberlangsungan hidup dari sektor kelautan bahkan menjalin kerja sama.

"Kalau ini diadopsi, visi Bapak Presiden membawa maritim sebagai poros dunia akan tercapai. Dan kalau masuk program PBB, seluruh program dialihkan, anggaran juga masuk ke sana," kata Indroyono.

Pencurian ikan Sementara itu, dalam rangkaian acara Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta Selasa, perwakilan Thailand menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam menangani pencurian ikan (illegal fishing).

"Kami mengapresiasi Thailand yang berkomitmen untuk bekerja sama melawan illegal fishing," kata Menko Kemaritiman.

Indroyono mengatakan bahwa Thailand akan memperketat pemantauan dan memasang 7.000 peralatan sistem perangkat pelacak di kapal mereka sehingga bisa memantau pergerakan kapal.

Pada pertemuan tersebut, perwakilan Afrika mengusulkan agar Asia Afrika Center yang sebelumnya diusulkan untuk memperkuat kerja sama antarpemimpin di negara Asia dan Afrika agar ditambah dengan komponen kerja sama pembangunan laut dan sumber daya kelautan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkait KAA, Besok Buka-Tutup Jalur Protokol Dilakukan Tiga Kali

Terkait KAA, Besok Buka-Tutup Jalur Protokol Dilakukan Tiga Kali

News | Selasa, 21 April 2015 | 18:56 WIB

Presiden Sudan Tiba-tiba Batalkan Kehadiran di KAA

Presiden Sudan Tiba-tiba Batalkan Kehadiran di KAA

News | Selasa, 21 April 2015 | 10:43 WIB

Enam Ratus Pengusaha Dalam dan Luar Negeri Ikuti Business Summit

Enam Ratus Pengusaha Dalam dan Luar Negeri Ikuti Business Summit

News | Selasa, 21 April 2015 | 10:24 WIB

Jokowi Buka Business Summit KAA di Jakarta

Jokowi Buka Business Summit KAA di Jakarta

News | Selasa, 21 April 2015 | 09:42 WIB

Menlu Palestina Klaim Semua Negara Asia Afrika Dukung Palestina

Menlu Palestina Klaim Semua Negara Asia Afrika Dukung Palestina

News | Senin, 20 April 2015 | 15:33 WIB

Menlu: Tantangan Kita Adalah Kolonialisme!

Menlu: Tantangan Kita Adalah Kolonialisme!

News | Senin, 20 April 2015 | 13:58 WIB

KAA Punya Tantangan Bersama di Sektor Perikanan

KAA Punya Tantangan Bersama di Sektor Perikanan

Bisnis | Senin, 20 April 2015 | 13:20 WIB

Mirip Pidato Idol, Lima Menteri Gantian Beri Sambutan di KAA

Mirip Pidato Idol, Lima Menteri Gantian Beri Sambutan di KAA

News | Minggu, 19 April 2015 | 13:32 WIB

Akik Pancawarna Jadi Cinderamata Untuk Istri Kepala Negara di KAA

Akik Pancawarna Jadi Cinderamata Untuk Istri Kepala Negara di KAA

News | Minggu, 19 April 2015 | 12:18 WIB

Luhut: Pertemuan Bisnis KAA Akan Bahas UKM

Luhut: Pertemuan Bisnis KAA Akan Bahas UKM

News | Sabtu, 18 April 2015 | 20:46 WIB

Terkini

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB