Mengunjungi Ponpes Waria di Yogya, Diklaim Satu-satunya di Dunia

Siswanto

Rabu, 22 April 2015 | 15:04 WIB
Mengunjungi Ponpes Waria di Yogya, Diklaim Satu-satunya di Dunia
Ketua Ponpes Al-Fatah, Shinta Ratri [suara.com/Wita Ayodhyaputri]

Suara.com - Pondok Pesantren Al-Fatah merupakan satu dari puluhan ponpes yang berada di Yogyakarta. Ada yang menarik di Ponpes Al-Fatah. Ponpes yang terletak di Kotagede, Yogyakarta, berisi santri waria.

Ada 40 antri waria yang sekarang belajar di Ponpes Al-Fatah.

Ponpes ini diklaim sebagai pondokan pertama dan satu-satunya di dunia yang berisi waria.

Ponpes memiliki konsep yang berbeda dari pondok pada umumnya, santrinya tidak menetap di pondok. Hal tersebut dikarenakan para santri umumnya masih bekerja.

Pendanaan ponpes sifatnya swadana dan mengandalkan donasi. Para santri tidak dipungut biaya sepeserpun.

Kegiatan rutin setiap minggu para santri dimulai dengan belajar Al Quran atau belajar mengaji. Dimulai dari pukul 16.00 WIB hingga jelang Maghrib, lalu dilanjutkan salat Magrib dan Isya, lalu ditutup dengan membedah dan mengkaji Al Quran dan Al Hadist.

"Biasanya kami mulai acara dari jam 16.00 WIB, nanti setelah Isya kita biasanya ada diskusi soal ilmu Fiqih yang berhubungan dengan waria, ya seperti bagaimana pandangan Islam terhadap waria, biasanya acara itu diisi oleh pada ustad atau kyai yang semuanya voluntir atau tidak dibayar," kata Ketua Ponpes Al-Fatah, Shinta Ratri.

Ponpes Al-Fatah berdiri pascagempa Yogyakarta pada tahun 2008. Sejak itu berkembang terus.

"Dulu setelah gempa, kan rasa keimanan dan religi kita kan makin tinggi termasuk teman - teman waria, awalnya hanya kumpul - kumpul untuk pengajian lalu jadilah pondok pesantren," kata Shinta.

Shinta menambahkan tujuan utama dari ponpes ialah untuk belajar dan berdiskusi tentang Ilmu Fiqih yang berkaitan dengan waria. Sebab, menurut Shinta, tidak ada yang salah dari waria, karena itu adalah takdir.

"Waria itu takdir, bukan pilihan, di Al Quran itu juga ada, dan itu yang selalu kami pelajari dan diskusikan di ponpes ini," kata Shinta.

Shinta berharap dengan adanya ponpes dapat mengedukasi masyarakat dunia tentang waria. Shinta juga berharap ke depan ada pembaharuan Fiqih yang waria masuk di dalamnya. (Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menguak Pahit Getirnya Kehidupan Waria di Indonesia

Menguak Pahit Getirnya Kehidupan Waria di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 01 April 2015 | 07:03 WIB

Kawasan Wisata Ini Khusus untuk Waria, Lesbian dan Gay

Kawasan Wisata Ini Khusus untuk Waria, Lesbian dan Gay

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 05:31 WIB

Perempuan Ini Izinkan Pacarnya Ganti Kelamin

Perempuan Ini Izinkan Pacarnya Ganti Kelamin

News | Sabtu, 31 Januari 2015 | 09:42 WIB

Terkini

7 Tips Mencegah Garis Rambut atau Hairline Mundur, Hentikan Kebiasaan Mengikat Terlalu Kencang

7 Tips Mencegah Garis Rambut atau Hairline Mundur, Hentikan Kebiasaan Mengikat Terlalu Kencang

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:10 WIB

7 Cara Mengatasi Makeup Luntur Terkena Keringat, Riasan Kembali Rapi dan Flawless

7 Cara Mengatasi Makeup Luntur Terkena Keringat, Riasan Kembali Rapi dan Flawless

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:01 WIB

Review Sacrifice: Satir Kaum Superkaya dan Ambisi Selamatkan Bumi

Review Sacrifice: Satir Kaum Superkaya dan Ambisi Selamatkan Bumi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:37 WIB

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

×