Ini 10 Penilaian dan 5 Rekomendasi DPRD Terkait LKPj Gubernur DKI

Arsito Hidayatullah | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 23 April 2015 | 17:44 WIB
Ini 10 Penilaian dan 5 Rekomendasi DPRD Terkait LKPj Gubernur DKI
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat memaparkan LKPj 2014 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI, Senin (6/4/2015) lalu. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta kini telah membahas rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur DKI Jakarta tahun 2014, melalui Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diketahui telah menyampaikan LKPj tahun 2014 pada 6 April 2015 lalu. Terkait itu, dalam Rapat Paripurna kali ini, DPRD DKI menyampaikan 10 penilaian dan lima rekomendasi terhadap LKPj Gubernur.

Ke-10 poin penilaian dan lima rekomendasi itu dibacakan oleh anggota DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan. "Berikut hasil pembahasan DPRD DKI atas LKPj anggaran daerah DKI tahun 2014," ujar Pantas.

Berikut 10 poin penilaiannya:

1. Pendapatan tercapai hanya 66,8 persen, atau Rp43,4 triliun lebih dari rencana Rp65 triliun lebih.

2. Belanja yang hanya terealisasi 59,32 persen adalah merupakan belanja terendah ibu kota negara, dan jika belanja terealisasi 100 persen maka akan terdapat defisit anggaran sebesar Rp20 triliun.

3. Di sektor pembiayaan realisasi PMP hanya 43,62 persen yang terdiri dari kegagalan realisasi PMP pada PT KBN, PT Pam Jaya, dan PT Food Station.

4. Kenaikan NJOP yang semena-mena tanpa perhitungan yang matang sangat memberatkan beban rakyat, maka agar dikembalikan seperti tahun 2013.

5. Kenaikan angka kemiskinan dari 371.000 pada tahun 2013 meningkat menjadi 412.000 pada tahun 2014 menunjukkan kegagalan Pemda Jakarta dalam menyejahterakan masyarakat.

6. Pemberian izin reklamasi pantai oleh Gubernur adalah melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Pantai, Peraturan Presiden Nomor 122 Tahun 2012 tentang Reklamasi Pantai, sehingga izin yang sudah dikeluarkan harus dicabut.

7. Gubernur DKI Jakarta belum mampu mempertahankan aset-aset Pemda DKI Jakarta yang berperkara di pengadilan.

8. ‎Penerimaan CSR selama ini tidak dikelola dengan transparan. DPRD minta untuk diaudit.

9. Gubernur melanggar perundang-undangan khususnya Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 pasal 22 tentang Organisasi Perangkat Daerah berkenaan dengan penghapusan jabatan wakil lurah.

10. DPRD menilai kinerja Pemda dan aparatnya pada tahun 2014 buruk.

Selanjutnya DPRD berkesimpulan bahwa:

Kesatu, Gubernur DKI harus patuh dan taat terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan pemerintahan.

Kedua, Gubernur tidak bisa melepaskan tanggung jawab hanya dengan alasan karena baru bertugas dua bulan.

Ketiga, Gubernur diharapkan tidak banyak berwacana dan harus serius bekerja beserta aparatnya sehingga kinerja (lebih maksimal) di tahun-tahun yang akan datang.

Keempat, Gubernur DKI Jakarta harus mempersiapkan ahli hukum yang kuat untuk mempertahankan aset-aset Pemda DKI Jakarta agar tidak terjadi kekalahan beruntun di pengadilan ataupun kehilangan aset daerah.

Kelima, Gubernur harus bersinergi dengan berbagai pihak untuk membangun Jakarta Baru yang lebih baik.

"Hasil pembahasan dewan atas LKPj merupakan ringkasan dari semua urusan yang bersifat strategis. Sedangkan hasil pembahsan dewan selengkapnya akan disampaikan kepada Gubernur sebagai lampiran yang tidak terpisahkan dari keputusan DPRD DKI tentang hasil pembahasan DPRD atas LKPj Kepala Daerah Provinsi DKI tahun 2014," jelas Pantas mengakhiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPRD Jakarta Gelar Paripurna Rekomendasi Ahok Soal LPJ APBD 2014

DPRD Jakarta Gelar Paripurna Rekomendasi Ahok Soal LPJ APBD 2014

News | Kamis, 23 April 2015 | 09:22 WIB

Ahok Akan Rombak Kembali Jabatan SKPD

Ahok Akan Rombak Kembali Jabatan SKPD

News | Kamis, 23 April 2015 | 03:17 WIB

Ahok Akan Limpahkan Kunjungan ke Beberapa Negara pada Djarot

Ahok Akan Limpahkan Kunjungan ke Beberapa Negara pada Djarot

News | Rabu, 22 April 2015 | 21:01 WIB

Ahok Berencana Siapkan Rusun di Muara Angke Khusus Nelayan

Ahok Berencana Siapkan Rusun di Muara Angke Khusus Nelayan

News | Rabu, 22 April 2015 | 17:54 WIB

Terkini

Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?

Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:02 WIB

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:50 WIB

Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:34 WIB

Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi

Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:27 WIB

5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas

5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:19 WIB

Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras

Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:47 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:44 WIB

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Pemerintah Jangan Diam

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Pemerintah Jangan Diam

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:11 WIB

Nunggak Utang Rp 3 Juta, Pria di Cilincing Ditusuk Debt Collector di Tengah Jalan

Nunggak Utang Rp 3 Juta, Pria di Cilincing Ditusuk Debt Collector di Tengah Jalan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:06 WIB

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:45 WIB