Langgar Imigrasi, Otoritas Malaysia Tahan 4 WNI Selama Sebulan

Laban Laisila

Selasa, 05 Mei 2015 | 04:39 WIB
Langgar Imigrasi, Otoritas Malaysia Tahan 4 WNI Selama Sebulan
Ilustrasi penjara [Shutterstock]

Suara.com - Otoritas Malaysia menahan empat warga Kecamatan Embaloh Hulu Kabupaten Kapuas Hulu karena pelanggaran keimigrasian selama sebulan.

"Untuk pemenuhan syarat administrasi yang bermasalah di Malaysia, kami tidak bisa melakukannya. Termasuk upaya pembelaan, kami tidak bisa intervensi aturan di Malaysia," ujar Kepala Imigrasi Putussibau Ade Rahmat saat dihubungi di Putussibau, Kalimantan Barat, Senin (4/5/2015).

Dua diantaranya, Kiung dan Duan ditahan lantaran tidak mempunyai visa kerja, meskipun keduanya memiliki paspor.

Sedangkan Karon dan Bujang ditahan karena tidak memiliki dokumen resmi, baik itu paspor atau pun visa kerja.

Empat WNI dari daerah perbatasan Kapuas Hulu ini ditangkap di Sibu, Serawak, Malaysia April lalu.

Dia melanjutkan, pihak Imigrasi Putussibau masih bisa memberikan informasi tentang keadaan dari warga yang ditahan oleh pihak Malaysia.

 Salah satu caranya, dengan menghubungi Konsulat Malaysia di Pontianak ataupun Konsulat Indonesia yang ada di Malaysia.

"Kami siap membantu fasilitasi pihak keluarga mempertanyakan keadaan warga yang bersangkutan ke Konsulat Malaysia di pontianak," kata Ade.

Menurutnya, kalau hanya terkait masalah administrasi, yang bersangkutan hanya ditahan selama dua bulan hingga tiga bulan. Setelah itu dipulangkan oleh pihak Imigrasi Malaysia.

"Kalau ada pemulangan warga kita yang bermasalah, pihak Imigrasi Malaysia akan menyerahkan ke Imigrasi di Entikong, Sanggau. Setelah dicek kesehatan baru pihak Imigrasi Entikong menyerahkannya ke P4TKI (Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI) Entikong, baru di data di Polsek setempat kemudian dikirim ke Dinas Sosial di Pontianak untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah masing-masing," papar Ade.

Saat dihubungi ke Konsulat Indonesia di Malaysia, bidang Imigrasi Agus Sony mengaku belum ada pemberitahuan dari pihak polisi Malaysia.

"Kami belum tahu, kami belum dapat informasinya dari police Malaysia," ujarnya.

Agus menambahkan pihak Malaysia saat ini tengah melakukan pembersihan terhadap orang-orang asing yang masuk secara ilegal. Bahkan hampir setiap malam ada penangkapan 100-an orang dari beberapa negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gedung Baru Lapas Pasirsari Cikarang Siap Digunakan

Gedung Baru Lapas Pasirsari Cikarang Siap Digunakan

News | Sabtu, 18 April 2015 | 08:39 WIB

Waspada ISIS, Imigrasi Bali Ekstra Hati-hati Terbitkan Paspor

Waspada ISIS, Imigrasi Bali Ekstra Hati-hati Terbitkan Paspor

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 10:30 WIB

Terkait Pembebasan Visa, 9 Pintu Masuk Wisatawan Dibenahi

Terkait Pembebasan Visa, 9 Pintu Masuk Wisatawan Dibenahi

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2015 | 08:15 WIB

Bernama Muhammad, Ini Anggota DPR yang Sempat Ditahan di Bandara

Bernama Muhammad, Ini Anggota DPR yang Sempat Ditahan di Bandara

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 17:27 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×