Dua Kapal Perang AS Sandar di Bali, Mabes TNI Nilai Bukan Ancaman

Arsito Hidayatullah, Erick Tanjung

Selasa, 05 Mei 2015 | 16:29 WIB
Dua Kapal Perang AS Sandar di Bali, Mabes TNI Nilai Bukan Ancaman
Sejumlah Kapal Republik Indonesia (KRI) melakukan 'Sailling Pass' saat peringatan HUT ke-69 TNI yang digelar di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/10/2014). [Antara/Suryanto]

Suara.com - Pihak Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak mempermasalahkan kedatangan dua kapal perang canggih milik US Navy atau Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di Pelabuhan Benoa, Bali.‎ Keberadaan dua kapal perang negara adikuasa itu dianggap bukan sebagai ancaman.

‎Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Fuad Basya mengatakan, kunjungan kapal perang asing itu merupakan hal yang lumrah.

"Itu sudah biasa. Angkatan Laut (AL) Amerika itu sering datang ke Indonesia. Kedatangan mereka berkunjung, dan itu rutin," ungkap Fuad, dalam perbincangan dengan Suara.com, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2015).

Fuad menjelaskan, setiap angkatan laut negara-negara asing memang memiliki tradisi berlayar dan berkunjung ke negara-negara sahabat, setiap ada pergantian komandan baru. Hal itu juga dilakukan oleh Angkatan Laut RI, yang di setiap pergantian komandan kapal perang baru kerap berlayar dan berkunjung ke perairan negara-negara sahabat.

"Angkatan laut itu punya tradisi seperti itu. Karena setiap pergantian komandan baru, mereka berkunjung ke negara-negara lain. Angkatan Laut kita juga begitu," ujarnya.

Sebelumnya, Bagian Penerangan Pangkalan TNI AL (Lanal) V di Surabaya, Senin (4/5/2015), melaporkan sedikitnya ada 80 personel Lantamal V yang mengamankan kapal perang milik AL AS tersebut. Kedua kapal perang yang datang pada Jumat (1/5) pukul 09.00 WITA itu adalah USS Sterett (DDG-104) yang dikomandani CDR TJ Nunamakerdan, serta USS Deweey (DDG-105) yang dikomandani CDR MA Rockstad.

Kedua kapal perang itu memiliki spesifikasi panjang kapal 155,3 meter dengan bobot sekitar 9.200 ton. Keduanya dilengkapi dengan peralatan canggih, di antaranya satu meriam kaliber 62 mm, dua senjata kaliber 25 mm, empat senjata anti-pesawat udara kaliber 12,7 mm, serta dua torpedo. Selain itu, juga ada senjata anti-kapal selam, satu laser weapon Phalanx close-in weapons system, dua helikopter jenis Seahawk, dengan dilengkapi empat mesin penggerak pokok serta jumlah ABK di satu kapal mencapai 380 orang.

Kapal perang milik AL AS itu disebutkan datang ke Bali dalam rangka kunjungan wisata (port visit). Selama empat hari, para awak kapal tersebut dilaporkan melaksanakan kunjungan ke beberapa tempat wisata di Pulau Bali.

Selama kapal perang AS tersebut berada di perairan Nusa Dua, Bali, kedua kapal berada dalam pengamanan TNI AL (Lanal Denpasar), yang mengerahkan dua KRI yaitu KRI Tongkol-813 dan KRI Weling-822 dengan satu combat boat Catamaran, plus sebanyak 80 personel pengamanan darat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Kapal Perang Amerika Mampir ke Bali

Ada Kapal Perang Amerika Mampir ke Bali

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 06:02 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×