Polisi Masih Dalami Unsur Kekerasan Kasus Anak di Cibubur

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 19 Mei 2015 | 16:15 WIB
Polisi Masih Dalami Unsur Kekerasan Kasus Anak di Cibubur
Kondisi di dalam rumah Utomo di Perumahan Citra Gran Cibubur, Cluster Nusa Dua, Blok E. [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Pihak kepolisian mengaku masih terus mengumpulkan bukti-bukti untuk mengetahui unsur kekerasan dalam kasus penelantaran anak di Cibubur, Jawa Barat (Jabar).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Heru Pranoto mengatakan, pihaknya segera meminta keterangan dari ahli kejiwaan untuk menelusuri unsur kekerasan yang dilakukan Utomo Permono dan Nurindria Sari, orang tua kandung kelima anak tersebut.

"Kita harus buktikan dulu, benar apa tidak ada kekerasan fisik dan psikis. Untuk menyatakan hal tersebut, harus ada ahli yang menjelaskan. Itu yang memerlukan proses," kata Heru di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2015).

Dalam penyelidikan ini, pihaknya menurut Heru, sudah memanggil beberapa saksi. Termasuk dengan meminta keterangan kelima anak yang menjadi korban kasus penelantaran orang tuanya.

"Saksi sampai saat ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 11 orang, termasuk anaknya," kata Heru.

Saat ini, polisi menurut Heru sedang melakukan pemeriksaan visum kepada kelima anak Utomo di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemeriksaan visum dilakukan untuk mengetahui adanya kekerasan fisik maupun psikis yang dialami oleh kelima anak tersebut.

Sebelumnya, Utomo dan istrinya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu. Barang haram tersebut ditemukan saat polisi menggeledah rumah Utomo di Perumahan Citra Grand Cibubur, Cluster Nusa Dua, Blok E, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/5) lalu.

Untuk kasus kepemilikan narkoba, kedua pasutri itu terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. Sementara untuk kasus penelantaran anak, polisi masih terus melakukan penyelidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Psikolog: Anak Korban Penelantaran Jadi Sulit Percaya Orang Lain

Psikolog: Anak Korban Penelantaran Jadi Sulit Percaya Orang Lain

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:30 WIB

Lima Anak Korban Penelantaran Diperiksa di RS Polri

Lima Anak Korban Penelantaran Diperiksa di RS Polri

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:13 WIB

Kak Seto: Kasus Anak Telantar di Cibubur Harus Jadi Pelajaran

Kak Seto: Kasus Anak Telantar di Cibubur Harus Jadi Pelajaran

News | Senin, 18 Mei 2015 | 18:12 WIB

Anak yang Ditelantarkan di Cibubur Butuh Figur Pengganti Ortu

Anak yang Ditelantarkan di Cibubur Butuh Figur Pengganti Ortu

News | Senin, 18 Mei 2015 | 16:28 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:58 WIB

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

×