Ahok Akan Usir Pedagang yang Naikkan Harga Sembako Jelang Puasa

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 21 Mei 2015 | 13:27 WIB
Ahok Akan Usir Pedagang yang Naikkan Harga Sembako Jelang Puasa
Pedagang sembako di pasar inpres Senen Jakarta, Senin (30/3/2015) lalu. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menjelang bulan puasa yang bakal jatuh pada pertengahan Juni 2015, harga-harga sembako pun sudah mulai beranjak naik. Terkait hal itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku telah menginstruksikan PD Dharma Jaya untuk bisa menjaga stabilnya harga-harga.

Lebih dari itu, Ahok menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta dapat memastikan jika pasokan daging dan bahan pokok untuk bulan puasa mendatang tergolong aman.

"Kita sudah minta Dharma Jaya, sembako untuk jaga. Kalau saya lihat hitungan stok semua, (menjelang) Ramadan ini kita aman," ujar Ahok, usai meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bahari, di Jalan Bahari Ra RT 09/07, Kelurahan Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2015).

Ahok pun mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan di setiap pasar untuk memastikan harga bahan pokok dapat stabil.

"Makanya saya mau teken Pasar Jaya, kita lagi data para pedagang," kata Ahok.

Ahok mengancam, jika di lapangan terdapat permainan harga, maka ia tak segan-segan akan mengusir pedagang yang kedapatan bermain harga saat menjelang puasa dan lebaran.

"Kalau kamu (pedagang) dapat barang murah, jual lebih mahal, kamu mau saya usir dari toko kami. Kita mau bicara kasarnya itu," tegas mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, selain meningkatnya kebutuhan masyarakat, kenaikan harga sejumlah komoditas disebabkan cuaca yang tidak menentu beberapa bulan terakhir, sehingga membuat pasokan kebutuhan pokok terganggu.

Berdasarkan pantauan Suara.com belum lama ini, kenaikan harga kebutuhan pokok mulai terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Kenaikan harga terjadi pada telur, cabai, bawang merah dan bawang putih, serta sejumlah komoditas sayur-mayur. Kenaikan harga bervariasi dari 15 persen hingga 35 persen.

Untuk telur ayam negeri, pada hari biasanya harganya berkisar Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per kilogram. Namun sebulan menjelang bulan puasa, harganya mulai merangkak naik menjadi Rp22 ribu sampai Rp23 ribu per kilogram.

"Ini memang sudah biasa mbak, kalau jelang bulan puasa dan Ramadan pasti naik. Tapi pasokannya sama aja. Bukan telur ayam negeri saja yang naik, telur ayam kampung naik dari Rp18 ribu jadi Rp20 ribu per kilogram. Mulai awal bulan ini, kemarin mulai naik. Biasanya akan terus naik sampai mendekati lebaran nanti," kata Rahman (34), salah seorang pedagang telur di Pasar Induk Kramat Jati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditengok Ahok, PKL 'Lenggang Jakarta' Ngeluh Sepi Pembeli

Ditengok Ahok, PKL 'Lenggang Jakarta' Ngeluh Sepi Pembeli

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 11:48 WIB

Terkini

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB