Jokowi Jamin Integritas dan Kompetensi Tim Pansel KPK

Laban Laisila

Sabtu, 23 Mei 2015 | 15:20 WIB
Jokowi Jamin Integritas dan Kompetensi Tim Pansel KPK
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Papua. [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan sembilan perempuan anggota Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (25/5).

"Bertemua Senin siang atau sore," kata Jokowi usai acara peletakan batu pertama Gedung "Indonesia Satu" di Jakarta, Sabtu (23/5/2015).

Dia juga menegaskan telah memastikan rekam jejak, integritas dan kompetensi para anggota Pansel KPK itu.

"Jika sudah saya keluarkan, saya sudah memastikan itu," terang Jokowi.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Presiden telah mengumumkan sembilan anggota Pansel KPK, yakni Destry Damayanti (ahli ekonomi dan moneter) sebagai ketua merangkap anggota), Enny Nurbaningsih (pakar hukum tata negara) sebagai wakil ketua merangkap anggota, Harkristuti Haskrisnowo (pakar hukum pidana dan HAM) anggota.

Selanjutnya Betti Alisjahbana (ahli IT dan manajemen) sebagai anggota, Yenti Garnasih sebagai anggota, Supra Wimbarti (ahli psikologi) sebagai anggota, Natalia Subagio sebagai anggota, Diani Sadiawati sebagai anggota dan Meuthia Ganie-Rochman sebagai anggota.

Jokowi berharap para anggota Pansel KPK tersebut bisa bekerja dan menentukan Komisioner KPK.

 Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan kesembilan wanita itu dipilih berdasar tiga kriteria, meliputi integritas, kompetensi dan keberagaman.

"Jadi kan banyak pihak yang sudah memberikan masukan, minggu lalu juga sudah saya sampaikan, daftarnya itu 40-an lebih," ungkap Pratikno.

 Menurut dia, Presiden Jokowi telah membaca profil para calon yang diajukan. Mereka kemudian melewati proses seleksi yang panjang dalam dua minggu terakhir sampai akhirnya memutuskan kesembilan perempuan itu.

"Harapan beliau memang ini Pansel harus segera bekerja, semangatnya adalah bukan semata-mata berhenti memilih orang, tapi memilih orang yang akan dibawa ke DPR, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk institusi KPK yang berwibawa," kata Pratikno. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR Tak Masalah Anggota Pansel KPK Rangkap Jabatan

Anggota DPR Tak Masalah Anggota Pansel KPK Rangkap Jabatan

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 18:19 WIB

Masih Jadi Staf Ahli, Fadli Zon Minta Ketua Pansel KPK Diganti

Masih Jadi Staf Ahli, Fadli Zon Minta Ketua Pansel KPK Diganti

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 16:05 WIB

Pansel KPK Diisi Perempuan, Jokowi Dianggap Bawa Nafas Perubahan

Pansel KPK Diisi Perempuan, Jokowi Dianggap Bawa Nafas Perubahan

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 19:55 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×