KA Bangunkarta Anjlok, 3 KA dari Jakarta Terlambat

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2015 | 01:47 WIB
KA Bangunkarta Anjlok, 3 KA dari Jakarta Terlambat
Ilustrasi

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang menyatakan setidaknya tiga kereta api (KA) dari Jakarta melewati Semarang terlambat kedatangannya akibat kecelakaan KA di Cirebon.

"Setidaknya ada tiga KA dari Jakarta menuju Semarang yang terlambat kedatangannya karena harus memutar," kata Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang Suprapto di Semarang, Sabtu (23/5/2015) malam.

Ia menyebutkan ketiga KA itu, yakni KA Brantas jurusan Jakarta-Kediri pulang pergi (PP), KA Matarmaja yang melayani jurusan Jakarta-Malang, dan KA Gumarang yang melayani jurusan Jakarta-Surabaya.

Menurut dia, keterlambatan ketiga KA itu karena harus melewati rute memutar, yakni dari Cirebon-Prupuk-Slawi-Tegal, sementara rute normal yang biasa dilalui dari Jakarta adalah Cirebon-Brebes-Tegal.

"Kami belum bisa mengestimasi berapa jam keterlambatan kedatangan KA-KA itu. Namun, kalau dari perhitungan kami, jarak memutar yang harus dilalui lewat Prupuk adalah sekitar 40 kilometer," katanya.

Berdasarkan jadwal, Suprapto menyebutkan KA Brantas berangkat dari Jakarta pukul 16.00 WIB dan sampai Semarang pukul 23.27 WIB, KA Matarmaja dari Jakarta pukul 15.15 WIB dan sampai Semarang pukul 22.25 WIB.

"Untuk KA Gumarang, berangkat dari Jakarta pukul 15.45 WIB dan semestinya berdasarkan jadwal sampai di Semarang pulul 23.00 WIB. Sementara ini, kami belum bisa mengestimasi keterlambatan," katanya.

Untuk KA yang menuju Jakarta, kata dia, sejauh ini tetap berangkat dari Stasiun Tawang Semarang sesuai jadwal dan belum ada laporan mengenai keterlambatan perjalanan KA-KA tersebut.

"Ya, kami kan tidak bisa memprediksi terlambat atau tidak karena kami belum tahu kondisi di sana. Yang jelas, KA-KA yang menuju Jakarta dari Semarang tetap berangkat sesuai dengan jadwal," katanya.

Kalaupun KA-KA yang menuju Jakarta itu harus memutar melewati rute lain, kata dia, kemungkinan juga mengalami keterlambatan kedatangan, namun pihaknya belum bisa memprediksi lama keterlambatan.

"Ada beberapa KA yang menuju Jakarta sekarang ini, berangkatnya malam hari, seperti KA Menoreh. Berangkatnya sesuai jadwal tadi. Apakah ikut terlambat, kami belum tahu," kata Suprapto.

Kereta Api Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya mengalami kecelakaan saat akan memasuki Stasiun Waruduwur, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/5) malam. KA itu anjlok dan menimpa gerbong KA barang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

News | Senin, 06 April 2026 | 17:36 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB