KPAI Minta KIP Segera Cabut Situs Video Anak Berhubungan Seks

Siswanto

Selasa, 26 Mei 2015 | 10:39 WIB
KPAI Minta KIP Segera Cabut Situs Video Anak Berhubungan Seks
Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) (suara.com/Nikolaus Tolen)
Komisi Perlindungan Anak Indonesia telah mengusulkan kepada Komisi Informasi Penyiaran untuk mencabut situs yang menyebarkan video anak-anak melakukan hubungan seks yang beredar dalam beberapa hari belakangan.
 
"Kemarin, kami sudah mengusulkan ke KIP untuk cabut itu," kata Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Maria Advianti kepada Suara.com, Selasa (26/5/2015).
 
KIP, kata Maria, menyatakan akan melakukan tindakan terhadap situs.
 
Maria meyakini pembuatan video porno tersebut bukan inisiatif anak, melainkan orang dewasa yang mencoba mencari benefit dari video.
 
"Itu jelas ada rekayasa orang dewasa yang melakukannya," katanya.
 
Terkait dengan peredaran video seks anak sudah terjadi beberapakali di Indonesia, menurut Maria,  itu menunjukkan fenomena bahwa lingkungan tidak dengan anak.
 
"Ada kepentingan pornografi yang memanfaatkan anak sebagai obyek," kata dia.
 
Orang yang memanfaatkan anak untuk kepentingan pornografi, kata Maria, bisa dikenakan UU tentang pornografi.

Suara.com -  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Video Porno Anak-anak Beredar Luas di Media Sosial

Lagi, Video Porno Anak-anak Beredar Luas di Media Sosial

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 06:13 WIB

Kak Seto: Melindungi Anak Perlu Orang Sekampung

Kak Seto: Melindungi Anak Perlu Orang Sekampung

wawancara | Senin, 25 Mei 2015 | 07:00 WIB

Aktivis Anak: Tegur Tetangga yang Jahat ke Anaknya

Aktivis Anak: Tegur Tetangga yang Jahat ke Anaknya

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 07:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×