Ahok Yakinkan Warga DKI, Hubungannya dengan Djarot Baik

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 01 Juni 2015 | 16:53 WIB
Ahok Yakinkan Warga DKI, Hubungannya dengan Djarot Baik
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan wakilnya, Djarot Saiful Hidayat, tiba di Gedung DPRD DKI, Senin (6/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan bahwa hubungannya dengan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat baik-baik saja. Hal ini terkait dengan keputusan Djarot tetap meresmikan Pesta Rakyat Jakarta di Senayan, meski Ahok menyatakan acara tersebut tak berizin.

"Baik baik aja, biasa saja. Ini kan sama kayak dulu saya dengan Pak Jokowi, kan. Kita mau lepasin ke Monas ya kan. saya bilang 'Pak ga bisa coba,' beliau (Djarot) mau coba, ya coba," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (1/6/2015).

Ahok mengakui memang ada perbedaan antara Ahok dan Djarot dengan ketika Ahok masih menjadi Wakil Gubernur Jakarta mendampingi Joko Widodo.

"Saya dengan Pak Jokowi sama wagub sekarang (Djarot) ya jelas beda. Dulu saya dibebaskan Pak Jokowi. Tapi semua rapat saya dengan siapapun, saya buat notulen sesingkat mungkin untuk diberitahukan kepada Pak Jokowi, juga apa saja yang sudah saya putuskan," kata Ahok.

Nah, setelah sekarang Ahok menjadi Gubernur Jakarta, dia pun menerapkan pengalamannya bersama Jokowi. Ia ingin mendapatkan laporan dari Djarot.

"Jadi tiap pagi pasti saya kasih notulen (ke Jokowi), itu yang saya minta sama Pak Wagub (Djarot). Kalau anda rapat dengan perusahaan apapun supaya saya tahu anda buat notulen suruh stafmu. Paling banyak satu setengah lembar tiap pertemuan dengan siapa, (tapi) itu stafnya (Djarot) ga pernah bikikin," kata Ahok.

Sebagai informasi, pagi tadi, Ahok mengritik tajam hasil kebijakan Djarot. Ahok menyebut pelaksanaan acara Pesta Rakyat Jakarta  berantakan dan warga memilih mengunjungi Pekan Raya Jakarta yang berlangsung di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Memang berantakan. Makanya saya sudah tegur Pak Wagub. Sebetulnya Wagub itu secara jujur menyalahi aturan. Wagub tidak bisa mengeluarkan surat izin atas nama Pemprov, yang berhak mengeluarkan izin itu hanya Gubernur," ujar Ahok. "Apalagi wagub ini bukan pasangan lho, untuk kasus Pak Djarot saya yang melantik. Jadi wagub kasus DKI sekarang lewat Perppu, dia itu nggak beda dengan deputi sebetulnya."

Acara Pesta Rakyat Jakarta dihelat dari 30 Mei 2015 hingga 5 Juni 2015. Sedangkan Pekan Raya Jakarta diselenggarakan mulai 29 Mei hingga 5 Juli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot Berharap Pemerintah Jadikan 1 Juni Hari Besar

Djarot Berharap Pemerintah Jadikan 1 Juni Hari Besar

News | Senin, 01 Juni 2015 | 14:09 WIB

Pesta Rakyat Jakarta Tak Diminati Warga, Ini Tanggapan Djarot

Pesta Rakyat Jakarta Tak Diminati Warga, Ini Tanggapan Djarot

News | Minggu, 31 Mei 2015 | 20:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×