Keji, Perempuan Rohingya Diperkosa di Kamp Perdagangan Manusia

Ruben Setiawan

Selasa, 02 Juni 2015 | 15:22 WIB
Keji, Perempuan Rohingya Diperkosa di Kamp Perdagangan Manusia
Salah satu warga Rohingya yang mendarat di Aceh. (Reuters/Beawiharta)

Suara.com - Sebuah media Malaysia mengungkap cerita mengejutkan mengenai perlakuan buruk yang diterima perempuan Muslim Rohingya yang ditahan di kamp korban perdagangan manusia dekat perbatasan Malaysia dan Thailand. Menurut pengakuan sejumlah warga yang selamat dari kamp tersebut, beberapa perempuan muda menjadi sasaran aksi pemerkosaan.

Kepada media nasional Malaysia, Bernama, salah seorang perempuan yang selamat dari kamp penampungan Nur Khaida Abdul Shukur menceritakan kejadian yang ia saksikan sendiri saat berada di kamp tersebut. Menurut Nur, setiap malam, ada saja perempuan muda yang diseret para penjaga ke hutan tempat kamp mereka berdiri di kawasan Padang Besar, Thailand.

"Setiap malam, dua atau tiga perempuan Rohingya yang masih muda dan cantik diseret dari sel-sel penahanan mereka oleh para penjaga ke lokasi yang tidak diketahui," kata Nur seperti dikutip Bernama.

"Mereka diperkosa secara bergiliran oleh para penjaga. Dua orang di kamp menjadi hamil setelah pemerkosaan itu," ujar Nur.

Suami Nur, Nurul Amin Nobi Hussein mengaku pernah menyaksikan peristiwa serupa di sebuah kamp lain yang berdiri di seberang perbatasan, yakni di wilayah Malaysia.

Nur, yang menceritakan kisahnya kepada Bernama di Kota Alor Setarm, mengaku masuk ke Malaysia secara ilegal setelah membayar sejumlah uang kepada para pelaku perdagangan manusia.

Menurut pengakuan Nur, terkadang, ada beberapa perempuan yang dibawa pergi oleh para penjaga dan dijadikan budak pemuas nafsu. Hal senada juga diungkap sang suami, Nurul.

"Kami mendengar teriakan dan tangisan para perempuan itu karena tempat pemerkosaan itu amat dekat dengan tempat kami, namun karena peristiwa itu terjadi saat malam, kami tidak bisa melihat apa yang terjadi," kata Nurul.

Sejauh ini, Kepolisian Thailand sudah menangkap sekitar 50 orang, termasuk sejumlah pejabat lokal yang diduga terlibat kasus perdagangan manusia. Sementara itu, polisi Malaysia juga telah menahan 12 personel kepolisian yang disinyalir terlibat dalam aktivitas di kamp penampungan di wilayah Malaysia. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aceh Kembali Tampung Rohingya: Shelter Baru untuk 92 Imigran di Lhokseumawe

Aceh Kembali Tampung Rohingya: Shelter Baru untuk 92 Imigran di Lhokseumawe

Video | Rabu, 15 Oktober 2025 | 07:05 WIB

Diplomasi Bilateral Penting untuk  Atasi Isu Rohingya

Diplomasi Bilateral Penting untuk Atasi Isu Rohingya

DPR | Selasa, 13 Mei 2025 | 18:30 WIB

Penanganan Pengungsi Rohingya, BKSAP Dorong Solusi Regional

Penanganan Pengungsi Rohingya, BKSAP Dorong Solusi Regional

DPR | Selasa, 06 Mei 2025 | 17:43 WIB

Malaysia Usir Dua Kapal Pengangkut 300 Migran Myanmar

Malaysia Usir Dua Kapal Pengangkut 300 Migran Myanmar

News | Sabtu, 04 Januari 2025 | 22:36 WIB

Bangladesh Kewalahan! 60.000 Rohingya Masuk Diam-Diam di Tengah Konflik Myanmar

Bangladesh Kewalahan! 60.000 Rohingya Masuk Diam-Diam di Tengah Konflik Myanmar

News | Senin, 23 Desember 2024 | 09:40 WIB

Krisis Rohingya Memburuk, 60.000 Pengungsi Baru Banjiri Bangladesh

Krisis Rohingya Memburuk, 60.000 Pengungsi Baru Banjiri Bangladesh

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 22:34 WIB

Nasib Muslim Rohingya Kian Suram, Dibantai Dua Kubu Bersenjata

Nasib Muslim Rohingya Kian Suram, Dibantai Dua Kubu Bersenjata

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 08:21 WIB

ICC Keluarkan Surat Penangkapan Kepala Junta Myanmar, Ini Penyebabnya

ICC Keluarkan Surat Penangkapan Kepala Junta Myanmar, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 27 November 2024 | 19:25 WIB

Drama Laut Andaman: Mengungkap Sindikat Perdagangan Manusia Rohingya di Aceh

Drama Laut Andaman: Mengungkap Sindikat Perdagangan Manusia Rohingya di Aceh

Liks | Rabu, 13 November 2024 | 14:11 WIB

Di Balik Jeruji Truk: Kisah Pilu Pengungsi Rohingya yang Ditolak di Aceh

Di Balik Jeruji Truk: Kisah Pilu Pengungsi Rohingya yang Ditolak di Aceh

Liks | Senin, 11 November 2024 | 17:21 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×