Jumlah Anak Jalanan Kota Bogor Capai 287 Orang

Ririn Indriani

Rabu, 03 Juni 2015 | 07:59 WIB
Jumlah Anak Jalanan Kota Bogor Capai 287 Orang
Ilustrasi anak jalanan.

Suara.com - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Bogor, Jawa Barat, mencatat jumlah anak jalanan yang menjadi pengemis dan pengamen di kota tersebut mencapai 287 anak.

"Dari 287 orang itu, 187 anak jalan berasal dari wilayah Bogor yang kita data di kelurahan yang menjadi kantong-kantong kemiskinan, sisanya berasal dari luar Bogor," kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Bogor, Annas Rasmana, di Bogor, Rabu (3/6/2015).

Ia mengatakan, jumlah anak jalanan yang terdata diperoleh dari hasil operasi penjaringan. Juga dari razia yang dilakukan pihaknya dan juga anggota Satpol PP di sejumlah titik yang menjadi tempat mangkal anak-anak jalanan tersebut seperti Tugu Kujang, Ekalokasari, Warung Jambu, Sholis Iskandar, lampu merah Terminal Baranangsiang dan simpang Lodaya.

Menurut Annas, jumlah anak jalanan tersebut bisa lebih dari yang terdata karena keberadaannya yang datang dan pergi, terutama saat Ramadhan dan menjelang Lebaran akan bertambah.

"Ada yang menetap ada juga yang musiman, muncul saat bulan puasa atau jelang lebaran," katanya.

Annas mengatakan, penanganan anak jalanan oleh Pemerintah Kota Bogor dilakukan dengan melaksanakan penertiban. Mereka yang terjaring operasi didata, diberikan pendampingan dan pembinaan agar tidak lagi turun ke jalan.

"Persoalannya kita belum memiliki rumah singgah untuk anak-anak jalanan ini, sehingga pembinaan dan pendampingan yang diberikan tidak bisa secara total," imbuhnya.

Dinsosnakertrans sendiri, kata Annas, memiliki program "goes to shcool" bagi anak-anak jalanan yang masih usia sekolah. Sedangkan yang sudah remaja diberikan pelatihan keterampilan seperti pembuatan telur asin, budi daya jamur dan menjahit.

"Memang tidak semua anak jalanan dapat kita tampung untuk diberikan pendampingan dan pelatihan. Kita melibatkan komunitas untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak jalan ini," katanya.

Annas mengatakan, Dinsosnakertrans menjalin kerja sama dengan sejumlah komunitas di Kota Bogor untuk membantu penanganan masalah anak jalanan, dengan mengurangi jumlahnya dan menumbuhkan kesadaran untuk tetap bersekolah.

Komunitas Peduli Pendidikan Anak Jalanan (KOPPAJA) di bawah naungan Yayasan Pendidikan Anak Jalanan, salah satu komunitas yang menjadi mitra Pemerintah Kota Bogor dalam menangani masalah pendidikan anak jalanan.

"Rata-rata hampir semua anak jalanan yang ada di Kota Bogor ini bersekolah, hanya saja karena persoalan ekonomi, memaksa mereka putus sekolah sehingga membuat mereka harus turun ke jalan untuk mendapatkan uang," kata Ketua Yayasan Pendidikan Mata Pena (YPMP) Syafei.

Sejak berdiri enam tahun silam, lanjutnya, KOPPAJA konsisten memberikan pendampingan kepada anak jalanan di Kota Bogor. Saat ini terdapat 80 anak jalanan di bawah pendampingan relawan KOPPAJA.

"KOPPAJA memberikan pendampingan akademis, religi, dan berkreativitas. Lima hari dalam seminggu relawan memberikan pendampingan, seperti mengerjakan PR sekolah, bahasa Inggris, belajar shalat dan mengaji, dan ada hari khusus untuk mendengarkan curhat anak-anak jalanan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tertibkan Gelandangan, Ahok Gandeng Polda Metro Jaya

Tertibkan Gelandangan, Ahok Gandeng Polda Metro Jaya

News | Senin, 29 September 2014 | 13:05 WIB

Piala Dunia Anak Jalanan: Indonesia Kalahkan Brasil

Piala Dunia Anak Jalanan: Indonesia Kalahkan Brasil

Bola | Sabtu, 05 April 2014 | 15:27 WIB

Hindari Petugas Nego, Ahok Pindahkan Panti Pengemis ke Tangerang

Hindari Petugas Nego, Ahok Pindahkan Panti Pengemis ke Tangerang

News | Jum'at, 28 Maret 2014 | 14:45 WIB

Kurangi Anak Jalanan, Ahok Akan Bentuk Satgas

Kurangi Anak Jalanan, Ahok Akan Bentuk Satgas

News | Rabu, 26 Maret 2014 | 16:45 WIB

Terkini

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

×