KJRI Guangzhou Keluarkan Imbauan Terkait MERS

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2015 | 17:02 WIB
KJRI Guangzhou Keluarkan Imbauan Terkait MERS
Ilustrasi virus MERS. (Shutterstock)

Suara.com - Konsulat Jenderal RI di Guangzhou, Tiongkok mengeluarkan imbauan bagi seluruh Warga Negara Indonesia di wilayah tanggung jawabnya, untuk mewaspadai penyebaran virus Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS).

"Kami telah mengeluarkan imbauan kepada WNI di Provinsi Guangdong, Guangxi, Fujian dan Hainan, untuk mewaspadai penyebaran virus tersebut," kata Konjen RI Guangzhou Ratu Silvy Gayatri di Beijing, Rabu (3/6/2015).

Imbauan dikeluarkan menyusul pemberitahuan Komisi Kesehatan Pemerintah Guangdong, serta pihak perwakilan Kementerian Luar Negeri setempat, bahwa terdapat satu warga negara Korea Selatan (Korsel), yang terinfeksi virus MERS dan tengah menjalani perawatan intensif dengan kondisi kritis di Rumah Sakit kota Huizhou, Provinsi Guangdong.

Terkait keberadaan lelaki tersebut, pihak otoritas setempat telah mengisolasi sekitar 67 orang yang diduga sempat melakukan kontak dengan lelaki tersebut. Lelaki berusia 44 itu terbang dari Seoul, menuju Hong Kong dan tiba di Huizhou menggunakan bus.

"Karena itu, KJRI mengimbau agar seluruh WNI di empat provinsi tersebut untuk waspada terhadap penyebaran virus tersebut yang memiliki gejala demam tinggi, batuk berkepanjangan, bersin. Diminta kepada WNI untuk waspada dan saling mengingatkan jika menemukan rekannya dengan gejala tersebut, dan segera memeriksakannya ke rumah sakit terdekat," demikian imbauan tersebut.

Sementara KBRI di Beijing menyatakan masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait penyebaran virus tersebut.

"Berdasar informasi Pusat Pencegahan Penyakit, menyatakan meski Banyak orang yang berdatangan ke Beijing, namun kemungkinan terjadi wabah MERS masih rendah. Terkait itu, kami masih menunggu perkembangan dari jalur resmi pemerintahan di Beijing," kata Kepala Fungsi Penerangan dan Sosbud KBRI Beijing, Santo Darmosumarto.

Hingga hari ini terdeteksi enam kasus MERS di Korsel, dengan jumlah penderita mencapai 30 orang. Otoritas kesehatan Korsel dikritik tajam karena gagal mencegah seorang terduga MERS bertolak ke Tiongkok. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korsel Laporkan 5 Penderita Baru MERS

Korsel Laporkan 5 Penderita Baru MERS

Health | Rabu, 03 Juni 2015 | 16:46 WIB

Korsel Konfirmasi 2 Warganya Tewas karena MERS

Korsel Konfirmasi 2 Warganya Tewas karena MERS

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 10:53 WIB

Sepekan, 10 Warga Arab Saudi Meninggal karena MERS

Sepekan, 10 Warga Arab Saudi Meninggal karena MERS

News | Sabtu, 28 Februari 2015 | 03:00 WIB

Menkes: Indonesia Masih Aman dari Ebola dan MERS

Menkes: Indonesia Masih Aman dari Ebola dan MERS

Health | Rabu, 05 November 2014 | 18:30 WIB

Terkini

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:24 WIB

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:46 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:44 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB