Robin Manullang Sumbang Emas Pertama dari Balap Sepeda

Esti Utami

Kamis, 11 Juni 2015 | 13:00 WIB
Robin Manullang Sumbang Emas Pertama dari Balap Sepeda
Tim Indonesia di Sea Games 2015 di Singapura. (Antara)

Suara.com - Pebalap sepeda Robin Manullang menyumbang emas bagi kontingen Indonesia setelah menjadi yang tercepat papa nomor Individual Time Trial (ITT) SEA Games 2015 di lintasan balap Marina Bay South, Singapura, Kamis (11/6/2015).

Emas yang diraih oleh Robin, yang selama ini memperkuat Pegasus Continental Cycling Team (PCT) merupakan emas pertama bagi tim balap sepeda Indonesia. Balap sepeda memang tidak mendapatkan target dari Satlak Prima.

Robin menjadi yang terbaik di nomor ITT setelah membukukan waktu 53 menit 55,41 detik. Catatan waktu Robin Manullang itu lebih cepat 52,16 detik dari peraih perak, Booratana Thanakorn asal Thailand dengan catatan waktu 54 menit 47,57 detik.

Sementara perunggu diraih pebalap Vietnam, Trinh Duc Tam dengan catatan waktu 55 menit 39,20 detik. Sebenarnya, Indonesia pada nomor ini juga menurunkan Tonton Susanto, namun pebalap senior itu hanya finis di urutan ke tujuh dengan catatan waktu 56 menit 26,86 detik.

"Sebenarnya saya pasrah aja pada kejuaraan ini. Main tidak ada beban saja. Intinya main los," kata Robin Manullang usai menyelesaikan perlombaan.

Robin mengakui, dirinya belum kenal dengan lintasan yang akan dilalui sehingga dua lap pertama ia masih mempelajari karakter lintasan.

Setelah sudah mengetahui karakter lintasan, Robin yang start nomor dua dari Belakang langsung menekan dan terus menyusul pebalap yang berada di depannya termasuk pebalap Thailand yang diakhir perlombaan merebut perak.

"Kuncinya bermain konstan. Selain itu ada tanjakan di km 2,5. Disitu saya terus memperpendek jarak dengan pebalap didepan saja. Itu terus saya lakukan hingga finis".

ITT pada SEA Games 2015 menempuh jarak 39,7 km. Robin Manullang memang cukup dominan. Dukungan dari luar lintasan juga menambah kepercayaan diri pebalap Pegasus untuk terus berusaha memberikan yang terbaik. Akhirnya balap dendam tercapai.

Setelah menyelesaikan nomor ITT, Robin Manullang masih membuka peluang untuk merebut emas berikutnya karena bersama dengan lima pebalap Indonesia lainnya akan turun di nomor criterium di tempat yang sama, Jumat (12/6).

Pebalap Indonesia yang akan turun pada criterium selain Robin Manullang adalah Tonton Susanto, Aiman Cahyadi, Jamalidin Novardianto, Elan Riyadi dan Muhammad Nur Fatoni. Pebalap ini juga akan turun di nomor road race. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

×