Agus Belum Terima Rp2 Miliar yang Harusnya Dibayar Akhir Mei

Esti Utami

Sabtu, 13 Juni 2015 | 15:14 WIB
Agus Belum Terima Rp2 Miliar yang Harusnya Dibayar Akhir Mei
Karangan bunga untuk Angeline di RSUD Sanglah, Denpasar. [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Tersangka pembunuh Angeline (8), Agus mengatakan hingga saat ini, ia belum menerima bayaran sebesar Rp2 miliar yang dijanjikan majikannya Margareta yang juga ibu angkat korban. Dalam pengakuannya kepada Anggota Komisi III DPR, Akbar Faisal, Agus mengaku disuruh membunuh Angeline dan dijanjikan akan dibayar Rp2 miliar pada tanggal 25 Mei 2015 oleh Margareta.

"Iya saya disuruh dan belum dibayar," ujarnya singkat saat menjawab pertanyaan wartawan, saat akan dipindahkan ke ruang pemeriksaan Polresta Denpasar, Sabtu (13/06/2015).

Sementara Akbar Faisal membenarkan, uang tersebut hingga saat ini belum diterima oleh Agus.

"Uang itu katanya akan dibayar pada 25 Mei 2015 lalu, tapi sampai sekarang tersangka belum menerima upah itu,"jelasnya.

Saat ini, Polisi baru menetapkan Agus sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap Angeline. Meski mendapat desakan untuk menahan ibu angkat Angeline, Polisi berkelit dengan alasan belum memiliki cukup bukti untuk menetapkan Margaret menjadi tersangka.

Namun demikian polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan orang lain dalam kasus pembunuhan anak pasangan dari Rosidik dan Hamidah ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Margareta  melaporkan telah kehilangan anak angkatnya itu pada  16 Mei 2015 lalu. Namun Rabu (10/6/2015) lalu Angeline ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazahnya dikubur di halaman rumah Margareta di Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar Bali. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×