Kasus Angeline Berat, Dua Pengacara Tak Mau Dampingi Ibu Angkat

Siswanto

Minggu, 14 Juni 2015 | 19:35 WIB
Kasus Angeline Berat, Dua Pengacara Tak Mau Dampingi Ibu Angkat
Warga Solo aksi keprihatinan untuk Angeline [suara.com/Wijayanti Putri

Suara.com - Bernardin mundur dari pengacara ibu angkat Angeline (8), Margriet Chiristina Megawe alias Margaret. Alasan mundur karena prinsip.

“Ini kasusnya terlalu berat dan berisiko,” kata Bernardin yang juga Ketua Aliansi Advokat Indonesia, Minggu (14/6/2015)

Bernardin mundur pada Sabtu (13/06/2015) sore dan sudah sepengetahuan Kepala Satuan Reskrim Polresta Denpasar I Nengah Sadiarta.

Setelah Bernardin mengundurkan diri, muncul nama baru lagi, yakni Doktor Simon Nahak. Namun, Simon Nahak tidak bersedia menjadi pengacara Margaret lantaran jenis kasusnya terlalu berat untuknya.

Setelah Simon Nahak, muncul lagi nama lain, Ali Sodikin, yang ditunjuk oleh Polda Bali untuk mendampingi Margaret yang sudah ditetapkan menjadi tersangka penelantar Angeline.

"Ya saya bersedia untuk jadi pengacaranya dia," kata Ali.

Ali mengaku sudah berbicara dengan Margaret dan sudah menyatakan setuju.

Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu rumah Angeline, ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan. Kedua ibu angkat Angeline, Margaret, jadi tersangka kasus penelantaran anak.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orang tua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah, dekat kandang ayam.

Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.

Polisi masih menyelidiki siapa dalang pembunuhan Angeline. [Luh Wayanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Ini Marah karena Ibu Angkat Angeline TSK Penelantaran

Perempuan Ini Marah karena Ibu Angkat Angeline TSK Penelantaran

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 18:40 WIB

Angeline Dibunuh, Ketua FPI Jakarta Ikut Marah

Angeline Dibunuh, Ketua FPI Jakarta Ikut Marah

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 16:07 WIB

Wakil Wali Kota Solo Ikut Tandatangan dan Berdoa untuk Angeline

Wakil Wali Kota Solo Ikut Tandatangan dan Berdoa untuk Angeline

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 14:07 WIB

Ini Harapan Warga Jakarta terhadap Pembunuh Angeline

Ini Harapan Warga Jakarta terhadap Pembunuh Angeline

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 13:30 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×