Raihan Indonesia di SEA Games Tahun Ini Lebih Buruk dari 2013

Ardi Mandiri

Selasa, 16 Juni 2015 | 22:45 WIB
Raihan Indonesia di SEA Games Tahun Ini Lebih Buruk dari 2013
Emas Bulu Tangkis

Suara.com - Pergelaran SEA Games 2015 di Singapura berakhir, Selasa (16/6/2015). Kontingen Indonesia hanya mampu membawa pulang 47 keping emas, 61 perak dan 74 perunggu. Raihan itu membuat Indonesia berada pada posisi kelima klasemen. Percapaian Indonesia tahun ini lebih diburuk dibandingkan SEA Games 2013. Kala itu, Indonesia finis di tempat keempat dengan 65 emas, 84 perak dan 84 perunggu.

Adapun juara umum SEA Games 2015 diraih Thailand. Sang juara bertahan itu mampu membukukan raihan medali sebanyak 95 emas, 83 perak dan 69 perunggu. 

Hasil kontingen yang dipimpin oleh Taufik Hidayat, jika didasarkan target Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) yaitu 46 emas memang sudah terpenuhi. Namun, jauh di bawah target yang dicanangkan pemerintah yaitu 72 emas.

Hal yang membuat jatuhnya raihan emas Indonesia disebabkan  sejumlah cabang olahraga gagal mencapai target.  Seperti renang. Dari lima yang ditargetkan, hanya satu emas yang diraih. Begitu juga dengan biliar, yang sebelumnya ditargetkan dua emas, tapi tidak mampu merebut emas.

Namun, ada beberapa cabang olahraga yang melebihi target. Sebut saja judo. Dari target satu emas, justru mendapatkan empat emas. Begitu juga dengan atletik, dari enam target justru mendapatkan tujuh.

Rowing juga perkasa. Dari enam mampu mendapatkan delapan emas. Khusus dari dayung (kano, kayak, rowing dan perahu naga) mampu mampu menyumbangkan 13 emas untuk kontingen Indonesia. Ski air juga melejit, empat emas bisa diraih atau meningkat satu dibandingkan tiga emas yang ditargetkan. Balap sepeda juga membidik kejutan. Tidak ditargetkan meraih emas dan diiring dengan permasalahan yang terjadi di induk organisasinya atau PB ISSI, justru mampu menyumbangkan satu medali emas.

Bulu tangkis juga sesuai dengan harapan yaitu mampu merebut tiga emas. Menjadi cabang olahraga penutup kejuaraan dua tahunan itu, Indonesia mampu menyumbangkan dua emas dari nomor ganda putra dan ganda campuran serta perak dari tunggal putri dan ganda putra. Sebelumnya, bulu tangkis Indonesia menyumbangkan emas dari nomor tim putra.

Atas hasil tidak memuaskan itu, Ketua kontingen Indonesia, Taufik Hidayat meminta maaf. "Hasilnya memang seperti ini. Saya percaya semua atlet yang turun sudah berbuat maksimal. Saya akan bertanggung jawab dan melaporkan hasilnya ke KOI, KONI dan pemerintah," kata Taufik Hidayat saat dikonfirmasi.

Dengan hanya mampu berada di posisi kelima jelas akan menjadi pekerjaan rumah bagi Indonesia. Apalagi Indonesia dihadapkan dengan beberapa kejuaraan yang dituntut untuk disiapkan dengan baik. Salah satu kejuaraan yang harus dipersiapkan dengan baik adalah Asian Games 2015.

Keprihatinan atas prestasi kontingen Indonesia juga disampaikan oleh Ketua KOI Rita Subowo. Menurut dia, raihan atlet Indonesia sudah maksimal sesuai dengan persiapan yang dilakukan. Untuk itu pihaknya berharap ada dukungan penuh dari pemerintah agar pembinaan atlet kedepannya jauh lebih baik.

"Tentunya kita semua kecewa dengan hasil di Singapura. Untuk itu kami meminta dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah agar memberikan dukungan penuh agar atlet bisa berlatih lebih baik," kata Rita Subowo.

Mantan Ketua Umum KONI Pusat itu menegaskan, setelah turun di Singapura, evaluasi jelas akan dilakukan secepatnya. Hal ini dilakukan agar persiapan untuk menghadapi kejuaraan berikutnya tidak terlambat. Anggaran besar jelas sangat dibutuhkan.

Setelah semua pertandingan selesai digelar, pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu resmi ditutup. Penutupan kejuaraan dua tahunan itu sendiri dilakukan di Stadion Nasional Singapura dan dilakukan oleh Presiden Singapura, Tony Tan Keng Yam.

Sebelum penutupan, parade kontingen peserta SEA Games. 2015 dilakukan dan mulai dengan peraih medali terbanyak yaitu Thailand. Disusul tuan rumah Singapura, Vietnam, Malaysia, Indonesia, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei dan Timor Leste.

Setelah parade kontingen, pihak panitia penyelenggara juga memperkenalkan orang dibalik suksesnya SEA Games 2015 termasuk para volunteer. Selain itu juga pemberian penghargaan yang salah satunya kepada Menteri Kebudayaan, Masyarakat dan Belia Singapura, Lawrence Wong.

Setelah acara awal selesai termasuk parade perangko yang menceritakan perkembangan Singapura, dilanjutnya beberapa hiburan dan pesta kembang api. Setelah berakhirnya SEA Games 2015 di Singapura, selanjutnya ditunggu SEA Games 2017 di Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Singapura Resmi Tutup SEA Games

Singapura Resmi Tutup SEA Games

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 22:34 WIB

Raihan Indonesia di SEA Games Seusai Prediksi Satlak Prima

Raihan Indonesia di SEA Games Seusai Prediksi Satlak Prima

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 07:01 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×