Raihan Indonesia di SEA Games Seusai Prediksi Satlak Prima

Ardi Mandiri

Selasa, 16 Juni 2015 | 07:01 WIB
Raihan Indonesia di SEA Games Seusai Prediksi Satlak Prima
Emas Bulu Tangkis

Suara.com - Pelaksanaan SEA Games 2015 di Singapura memang belum resmi ditutup, tapi perolehan medali kontingen Indonesia sesuai dengan prediksi dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas atau Satlak Prima.

"Prediksi sudah kami sampaikan. Sebenarnya itu yang kami takutkan. Meski demikian, pada SEA Games 2015 banyak rekor nasional yang pecah," kata Kabid Binpres Satlak Prima Johansyah Lubis di Singapura, Senin (15/6/2015).

Satlak Prima berdasarkan pendataan yang dilakukan memprediksi pencapaian emas kontingen Indonesia ada 46 medali emas dari 32 cabang olahraga yang diikuti. Prediksi tersebut mendekati kenyataan setelah Indonesia memastikan satu emas dari bulu tangkis nomor ganda putra.

Berdasarkan catatan dari Satlak Prima, sedikitnya ada delapan rekor nasional yang pecah. Salah satu rekor yang pantas dibanggakan adalah lompat jauh melalui Maria Londa. Catatan lompatannya adalah 6,70 meter. Adapun rekor nasional sebelumnya juga dipegang Maria Londa juga dengan lompatan 6,55 meter.

 Apa yang diraih oleh Maria Londa pada nomor lompat jauh, selain mampu menyumbang medali emas dari Indonesia juga sukses membawa atlet asal Bali ini lolos ke Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Namun, ada beberapa cabang olahraga yang tidak sesuai dengan target diantaranya adala renang. Dari lima emas yang ditargetkan hanya satu emas yang diraih. Untuk itu pihaknya berharap evaluasi harus segera dilakukan guna mencari solusi untuk kembali meningkatkan prestasi atlet Indonesia.

"Singapura banyak melakukan investasi di luar negeri. Hasilnya pada SEA Games kali ini. Makanya program jangka panjang harus terus kita lakukan. Setelah SEA Games, atlet tidak akan pulang kampung karena harus menjalani pemusatan latihan," katanya menegaskan.

Satu hari menjelang penutupan, Indonesia hanya mampu menyumbangkan dua medali perak lewat squash dan basket putra. Selain itu juga mendapatkan sumbangan satu perunggu dari cabang olahraga bola voli.

Harapan perunggu dari cabang sepak bola juga pupus setelah dipertandingan terakhir harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor telak 0-5. Hasil yang diraih Evan Dimas dan kawan-kawan menurun jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya yang meraih medali perak.

Asa untuk menambah medali emas bagi kontingen Indonesia memang masih terbuka karena ada tiga nomor cabang bulu tangkis yang lolos ke final. Bahkan, satu emas sudah dipastikan ditangan setelah pasangan Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama akan berhadapan dengan pemain Indonesia lainnya, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.

Selain itu, cabang bulu tangkis juga menempatkan Hanna Ramadini yang difinal akan berhadapan dengan atlet asal Thailand, Busanan Ongbumrumpan serta pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto yang akan berhadapan dengan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Hasil kurang maksimal kontingen Indonesia dan hanya berada di posisi kelima membuat ketua kontingen Indonesia pada SEA Games 2015 yaitu Taufik Hidayat turut berbicara. Mantan atlet bulu tangkis itu langsung menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Indonesia karena tim yang dipimpin belum memenuhi harapan masuk dalam jajaran tiga besar negara pengumpul medali terbanyak.

"Hasilnya memang seperti ini. Saya percaya semua atlet yang turun sudah berbuat dengan maksimal. Saya akan bertanggungjawab dan melaporkan hasilnya ke KOI, KONI maupun pemerintah," kata Taufik Hidayat di sela bertemu dengan wartawan Indonesia peliput SEA Games 2015.

Menurut dia, pencapaian medali kontingen Indonesia pada kejuaraan dua tahunan itu memang belum sesuai dengan harapan. Ada beberapa hal yang bisa digaris bawahi dan diharapkan kedepannya segera diperbaiki karena banyak kejuaraan yang telah menunggu.

"Memang ada yang sudah sesuai dengan target seperti dayung. Untuk cabang olahraga lain banyak target yang meleset seperti biliar maupun renang. Masalah sarana dan prasarana tidak bisa dipungkiri punya andil besar dalam menentukan prestasi disini," katanya menambahkan.

Sementara itu Ketua KOI Rita Subowo tetap mengapresiasi percapaian medali kontingen Indonesia pada SEA Games 2015. Pihakya menilai, atlet yang diturunkan telah bekerja keras untuk meraih hasil yang terbaik.

"Mereka sudah berjuang sekuat tenaga. Ada yang beruntung ada juga yang kurang beruntung. Setelah SEA Games kita harus segera membuat konsep yang jelas karena sebentar lagi akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018," kata Rita Subowo.

Setelah SEA Games 2015, Indonesia memang dihadapkan dengan persiapan untuk menghadapi kejuaraan yang levelnya lebih tinggi yaitu Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah, Indonesia ditutup harus mampu bersaing dengan negara-negara Asia lainnya. Untuk itu persiapan diharapkan jauh lebih matang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Basket Indonesia Sumbang Dua Perak

Tim Basket Indonesia Sumbang Dua Perak

News | Senin, 15 Juni 2015 | 23:43 WIB

Kalahkan Myanmar 3-0, Thailand Raih Emas SEA Games

Kalahkan Myanmar 3-0, Thailand Raih Emas SEA Games

Bola | Senin, 15 Juni 2015 | 23:01 WIB

Kostum Umbar Aurat, Pesenam Malaysia Dibela Ribuan Netizen

Kostum Umbar Aurat, Pesenam Malaysia Dibela Ribuan Netizen

News | Senin, 15 Juni 2015 | 20:13 WIB

Kalah Telak dari Vietnam, Ini Alasan Aji Santoso

Kalah Telak dari Vietnam, Ini Alasan Aji Santoso

Bola | Senin, 15 Juni 2015 | 17:15 WIB

Terkini

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

×