Hanya Sedikit Perempuan Melamar Sebagai Calon Pimpinan KPK

Liberty Jemadu

Jum'at, 19 Juni 2015 | 02:14 WIB
Hanya Sedikit Perempuan Melamar Sebagai Calon Pimpinan KPK
Panitia Seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terdiri dari praktisi dan akademisi berbagai bidang, bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/5).

Suara.com - Anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Harkristuti Harkrisnowo, mengatakan jumlah pelamar calon pimpinan KPK dari kalangan perempuan sangat sedikit dibanding laki-laki.

Dalam acara diskusi publik bertajuk "Mencari Sosok Ideal Pimpinan KPK" di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (18/6/2015), Harkristuti mengungkapkan dari sebanyak 139 orang yang sudah mendaftarkan diri ke pansel, jumlah perempuannya hanya delapan orang.

"Hal ini disebabkan adanya budaya patriaki yang masih kuat di Indonesia, sehingga banyak perempuan yang merasa yakin tidak mendapat dukungan lingkungan maupun keluarganya," katanya.

Pansel KPK, lanjut Harkristuti, telah mengajak kaum perempuan di daerah untuk melamar sebagai calon pimpinan KPK, namun sepertinya mereka takut menghadapi hambatan di lembaga tersebut, termasuk isu kriminalisasi.

"Saya pikir ini terjadi di semua pansel karena jumlah perempuan yang ikut makin sedikit. Ini tantangan untuk perempuan, maka itu kita kunjungan ke daerah-daerah," ujarnya.

Ia menambahkan pendaftaran calon pimpinan KPK masih dibuka hingga 25 Juni mendatang, sehingga masih ada waktu bagi warga Indonesia untuk mendaftarkan diri.

Sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon pimpinan KPK, antara lain memiliki ijazah sarjana hukum atau sarjana lain, berpengalaman sekurang-kurangnya 15 tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan, dan perbankan.

Selain itu, berusia 40-65 tahun, tidak menjadi pengurus salah satu partai politik, melepas jabatan lain selama menjadi anggota pimpinan KPK dan bersedia mengumumkan harta kekayaan sesuai peraturan yang berlaku. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Profesi yang Paling Banyak Mendaftar Capim KPK

Ini Profesi yang Paling Banyak Mendaftar Capim KPK

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 20:11 WIB

Ini Alasan Kejagung Rahasiakan 5 Jaksa yang Ikut Seleksi KPK

Ini Alasan Kejagung Rahasiakan 5 Jaksa yang Ikut Seleksi KPK

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 14:42 WIB

Kejagung Bakal Sodorkan 5 Jaksa Ikut Seleksi Capim KPK

Kejagung Bakal Sodorkan 5 Jaksa Ikut Seleksi Capim KPK

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 20:12 WIB

Berburu Rekam Jejak Capim KPK

Berburu Rekam Jejak Capim KPK

Foto | Selasa, 16 Juni 2015 | 20:01 WIB

Kejagung Diminta Rekomendasikan Nama Calon Pimpinan KPK

Kejagung Diminta Rekomendasikan Nama Calon Pimpinan KPK

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 19:36 WIB

Pansel KPK Minta Masukan Jaksa Agung Soal Rekam Jejak Capim KPK

Pansel KPK Minta Masukan Jaksa Agung Soal Rekam Jejak Capim KPK

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 18:39 WIB

Jenderal Daftar Pimpinan KPK, ICW: Bila Tak Penuhi Syarat, Coret

Jenderal Daftar Pimpinan KPK, ICW: Bila Tak Penuhi Syarat, Coret

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 14:55 WIB

Pansel Calon Pimpinan KPK Temui Jaksa Agung Sore Ini

Pansel Calon Pimpinan KPK Temui Jaksa Agung Sore Ini

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 14:11 WIB

Ini Tiga Nama Capim KPK yang Disodorkan Mabes Polri

Ini Tiga Nama Capim KPK yang Disodorkan Mabes Polri

News | Senin, 15 Juni 2015 | 15:06 WIB

72 Orang Sudah Daftar Calon Pimpinan KPK

72 Orang Sudah Daftar Calon Pimpinan KPK

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 20:18 WIB

Terkini

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:25 WIB

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:22 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:13 WIB

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

×