Ahok Pernah Minta Ajudan Punguti Sampah di Pagar Istana Negara

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 19 Juni 2015 | 15:27 WIB
Ahok Pernah Minta Ajudan Punguti Sampah di Pagar Istana Negara
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan peserta Kompetisi Creative Green School 2015 [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Ternyata, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pernah meminta ajudannya untuk memungut sampah yang terbuat dari stereofom di pagar Istana Negara, Jakarta Pusat. Hal ini diceritakan Ahok kepada guru dan murid sekolah dasar yang menjadi finalis Antangin Junior Creative Green School di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (19/6/2015).

"Saya pas datang ke kantor (melihat) pagarnya istana ada sampah stereofom. Saya suruh ajudan turun," kata Ahok.

Ahok sengaja meminta bantuan ajudan, soalnya, kata Ahok, kalau Ahok sendiri yang mengambil sampah bisa menjadi konsumsi media.

"Kalau saya yang turun jadi berita," ujar Ahok. Cerita Ahok ini bertujuan untuk membuat anak-anak sekolah semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Ahok yakin kalau seandainya sampah stereofom tersebut tidak diambil ajudannya, sampai sekarang masih ada di sana.

"Ada orang kebersihan di istana? Ada. Tapi mungkin dia mikirnya kan di luar pagar bukan urusan saya," kata Ahok.

Ahok menduga sampah tersebut ditinggalkan oleh warga yang unjuk rasa di depan Istana.

"Kemungkinan ini pasukan atau (sampah) orang demo yang buang sampah sembarangan. Urusan sampah ini masalah kita bersama. Ini harus dilatih sejak kecil," Ahok menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Para Jawara Kompetisi Creative Green School Jakarta

Ini Dia Para Jawara Kompetisi Creative Green School Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 14:50 WIB

Ahok Belum Tahu Kelanjutan Bentrok Satpol PP Vs PKL Monas

Ahok Belum Tahu Kelanjutan Bentrok Satpol PP Vs PKL Monas

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 13:13 WIB

Copot Dirut Bank DKI, Ahok Bantah Gara-gara Ada Korupsi

Copot Dirut Bank DKI, Ahok Bantah Gara-gara Ada Korupsi

News | Kamis, 18 Juni 2015 | 12:53 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×