Dana Aspirasi Rp12,2 T, DPR: Programnya Belum Ada, Kok Ditolak?

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 24 Juni 2015 | 18:22 WIB
Dana Aspirasi Rp12,2 T, DPR: Programnya Belum Ada, Kok Ditolak?
Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Panitia Kerja Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan atau dana aspirasi Totok Daryanto mengaku heran dengan munculnya penolakan UP2DP yang sudah disahkan DPR menjadi peraturan.

"Mestinya penolakannya jangan sekarang. Wong programnya saja belum tahu kok sudah ditolak. Kecuali kalau pembahasannya sudah anggaran," kata Totok dihubungi Suara.com, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

"Kemudian, kan nanti mekanismenya dibahas dulu di RAPBN. Jangan serta merta menolak. Karena ini wajib dan mengikat (karena) di Rapat Paripurnakan. Kan mengikat. Kalau nanti ditolak silakan setelah melalui pembahasan," Agus menambahkan.

Bagi Totok yang terpenting sebagai anggota DPR sudah menjalani tugas dan mengusahakan dana aspirasi menjadi peraturan. Menurut dia, hal ini sudah sesuai dengan UU MD3.

Totok berharap setelah muncul penolakan, pimpinan DPR melakukan pembicaraan dengan pemerintah agar UP2DP dapat disetujui. 

"Pimpinan DPR harus bicara dengan pemerintah. Sebagai Baleg, kita membuat peraturan. Tugas saya anggota Baleg sebagai anggota menjalankan usulan-usulan program," kata politisi PAN.

Seperti diketahui Badan Anggaran DPR meminta dana aspirasi daerah pemilihan dinaikkan hingga Rp15 miliar sampai Rp20 miliar per anggota. Jika dikalikan 560 anggota DPR yang ada, estimasi total dana aspirasi mencapai Rp 11,2 triliun. 

Dalam rapat paripurna yang dihadiri 315 dari 560 anggota DPR dan dipimpin Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah, Selasa (24/6/2015), ada tiga fraksi yang menolak pengesahan peraturan tentang tata cara pengusulan program pembangunan dapil. Ketiga fraksi adalah Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura, dan Fraksi PDI Perjuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menpora Tak Jalankan Rekomendasi Raker, Komisi X Batalkan Rapat

Menpora Tak Jalankan Rekomendasi Raker, Komisi X Batalkan Rapat

DPR | Rabu, 24 Juni 2015 | 16:34 WIB

Komisi VIII Minta Menag Mempercepat Serapan APBN 2015

Komisi VIII Minta Menag Mempercepat Serapan APBN 2015

DPR | Rabu, 24 Juni 2015 | 15:33 WIB

KPK: Tata Cara Pengawasan Dana Aspirasi Rp11,2 T Belum Jelas

KPK: Tata Cara Pengawasan Dana Aspirasi Rp11,2 T Belum Jelas

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 16:10 WIB

Tolak Dana Aspirasi, Bila Lobi Presiden Gagal, Hanura Gugat ke MK

Tolak Dana Aspirasi, Bila Lobi Presiden Gagal, Hanura Gugat ke MK

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 15:59 WIB

Terkini

Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar

Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55 WIB

Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus

Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54 WIB

Usut Korupsi Outsourcing Pekalongan, KPK Cecar Ryan Savero Soal Aliran Uang ke Fadia Arafiq

Usut Korupsi Outsourcing Pekalongan, KPK Cecar Ryan Savero Soal Aliran Uang ke Fadia Arafiq

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:50 WIB

Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi

Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47 WIB

Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028

Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41 WIB

Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan

Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:36 WIB

Jawab Tantangan Pasar Digital, Shopee Kucurkan Lebih Dari Rp100 Miliar Untuk Perkuat UMKM Lokal

Jawab Tantangan Pasar Digital, Shopee Kucurkan Lebih Dari Rp100 Miliar Untuk Perkuat UMKM Lokal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:34 WIB

Gudang Miami Kalideres Masih 'Mendidih': Letupan Freon dan Asap Beracun Hambat Pendinginan

Gudang Miami Kalideres Masih 'Mendidih': Letupan Freon dan Asap Beracun Hambat Pendinginan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:33 WIB

Soal LCC Empat Pilar, Cucun Protes Keras ke Setjen MPR: Angkat Juri yang Bener

Soal LCC Empat Pilar, Cucun Protes Keras ke Setjen MPR: Angkat Juri yang Bener

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:29 WIB

Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar

Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:28 WIB