Orang yang Lihat TSK Pembunuh Angeline Ambil Tanah Diperiksa Lagi

Siswanto

Rabu, 24 Juni 2015 | 20:05 WIB
Orang yang Lihat TSK Pembunuh Angeline Ambil Tanah Diperiksa Lagi
Suasana prarekonstruksi kasus dugaan penelantaran anak di kediaman Margaret Megawe, (22/6). (Suara.com/Luh Wayanti)

Suara.com - Rahmat Handono, mantan salah satu penghuni kos di rumah ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe (Margaret), Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, dimintai keterangan lagi oleh Polresta Denpasar, Rabu (24/6/2015) malam.

Menurut juru bicara sekaligus pendamping hukum Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Siti Sapurah Handono dimintai keterangan seputar kasus pembunuhan Angeline.

Kata Siti, Handono pernah melihat Agustinus alias Agus mengambil tanah dari belakang rumah. Agus, mantan pembantu Margaret, sekarang sudah jadi tersangka pembunuhan.

"Menurut bapak Handono, Agus ini tidak akan berani mengambil tanah tanpa sepengetahuan Margaret," katanya.

Siti menambahkan Agus mengambil tanah di belakang rumah itu dua minggu sebelum Angeline dilaporkan menghilang.

"Di sana juga pasti ada kecurigaan," katanya.

Siti menjelaskan Handono juga pernah melihat Margaret mengacungkan parang kepada Agus.

"Margaret saat itu seperti mengancam Agus, dia mengatakan "awas kamu kita punya rahasia, kalau tidak kamu mati" itu kata-kata Ibu M kepada Agus sebelum tanggal 25 Mei 2015 sambil mengacungkan parang," katanya. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awal Mula Hotman Paris Mau Jadi Pengacara TSK Pembunuh Angeline

Awal Mula Hotman Paris Mau Jadi Pengacara TSK Pembunuh Angeline

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 17:39 WIB

Berkas Ibu Angeline Belum Masuk, Kejati: Waktu Polisi Terbatas

Berkas Ibu Angeline Belum Masuk, Kejati: Waktu Polisi Terbatas

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 14:39 WIB

Empat Jaksa Penuntut Sudah Disiapkan untuk Ibu Angkat Angeline

Empat Jaksa Penuntut Sudah Disiapkan untuk Ibu Angkat Angeline

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 12:59 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×