Negara Donor Janjikan Bantuan Rp58,5 Triliun untuk Nepal

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 26 Juni 2015 | 04:30 WIB
Negara Donor Janjikan Bantuan Rp58,5 Triliun untuk Nepal
Seorang perempuan di Sankhu, Nepal yang terluka akibat gempa. (Reuters/Navesh Chitrakhar)

Suara.com - Pemerintah Nepal dijanjikan bantuan uang senilai 4.4 miliar dolar Amerika Serikat atau sekira Rp58.5 triliun untuk membantun kota yang digoyang gempa dahsyat 25 April dan 12 Mei kemarin. Beberapa negara sudah menawarkan.

Uang sebanyak itu untuk membiayai pembangunan ulang kawasan yang diterjang gempa di Nepal. Pembangunan akan dilakukan selama 5 tahun. Demikian pernyataan Menteri Keuangan Ram Sharan Mahat, Kamis (25/6/2015).

Setengah dari uang itu didapatkan dari pinjaman lunak. Itu sudah dijanjikan dalam sebuah konferensi internasional di Kathmandu. Setengah lagi bentuk hibah, kata Mahat.

"Nepal dan (negara) donor harus bernegosiasi soal rincian proyek, kerangka waktu pijaman dan modalitas bantuan. Baru setelah itu uang akan datang dan pelaksanaan proyek akan dimulai," kata Mahat.

Pemerintah Nepal memperkirakan biaya pemulihan Nepal pascagempa menelan biaya lebih dari 6,6 miliar dolar AS. Itu setara dengan sepertiga dari produk domestik bruto Nepal.

Dua negara yang menyatakan siap membantu adalah India dan Cina. Mereka ingin menyumbang 1,5 miliar dolar AS. Khusus India akan menyumbang 1 miliar dolar AS.

Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj mengatakan seperempat dari 1 miliar dollar AS itu akan berbentuk hibah. "Hubungan antara India dan Nepal mempunyai setua sejarah. Kami berbagi ikatan budaya, agama, tradisi, bahasa, sastra dan mitologi," kata Swaraj.

Sementara Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi menyatakan negaranya akan memberikan hibah 483 juta dolar AS.

"China akan membantu Nepal dalam segala hal, semisal mempromosikan pembangunan sosial-ekonomi," kata Wang. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 01:30 WIB

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 07:00 WIB

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 07:05 WIB

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 12:28 WIB

Sebanyak 117 Orang Diselamatkan dari Desa Terpencil di Nepal

Sebanyak 117 Orang Diselamatkan dari Desa Terpencil di Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 13:27 WIB

Terkini

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:26 WIB

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB