UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 20 Juni 2015 | 01:30 WIB
UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK
Anak-anak korban gempa Nepal. (Reuters)

Suara.com - Badan dunia urusan anak-anak PBB, UNICEF menyatakan ada ribuan anak-anak di Nepal diperdagangkan ke India untuk dijadikan pekerja seks. Mereka adakah korban gempa 25 April 2015 lalu.

Anak-anak di negara yang bersebelahan dengan India itu memang berisiko dijual dan dieksploitasi. Mereka terancam dikirim secara ilegal. Hal itu disampaikan UNICEF, Jumat (19/6/2015) seperti dilansir Reuters.

Ratusan ribu keluarga kehilangan rumah setelah dua gempa bumi melanda pada tanggal 25 April dan 12 Mei. Sekitar 8.800 orang dan meningkatkan kekhawatiran mereka terlibat perdagangan anak.

Ribuan anak-anak Nepal diperdagangkan ke India setiap tahun untuk bekerja di rumah bordil dan sebagai pekerja anak. Dalam modusnya, jaringan perdagangan anak menjanjikan anak-anak itu akan diasuh ke panti asuhan.

Ada 15.000 anak tinggal di rumah perawatan anak di Nepal. Hanya 8 dari 10 anak yang mempunyai orangtua.

"Kehilangan mata pencaharian dan memburuknya kondisi hidup memungkinkan mudah meyakinkan orangtua untuk memberikan anak-anak mereka untuk meyakinkan akan kehidupan yang lebih baik," kata perwakilan UNICEF Nepal, Tomoo Hozumi.

"Para pedagang (manusia) menjanjikan pendidikan, makanan dan masa depan yang lebih baik. Tetapi kenyataannya banyak dari anak-anak bisa berakhir menjadi horrendously, dieksploitasi dan dilecehkan," kata Hozumi. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 07:00 WIB

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 07:05 WIB

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 12:28 WIB

VIDEO: Gempa 7,4 SR di Nepal Goyang Gunung Himalaya

VIDEO: Gempa 7,4 SR di Nepal Goyang Gunung Himalaya

Video | Jum'at, 15 Mei 2015 | 06:47 WIB

Bantu Identifikasi WNI, Mabes Polri Kirim Tim DVI ke Nepal

Bantu Identifikasi WNI, Mabes Polri Kirim Tim DVI ke Nepal

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 13:50 WIB

Ilmuwan: Gempa Kedua Nepal Bagian dari Reaksi Berantai

Ilmuwan: Gempa Kedua Nepal Bagian dari Reaksi Berantai

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 08:07 WIB

Empat Tewas Akibat Gempa Terbaru di Nepal

Empat Tewas Akibat Gempa Terbaru di Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 16:42 WIB

Gempa 7,1 Skala Richter Kembali Guncang Nepal

Gempa 7,1 Skala Richter Kembali Guncang Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 14:44 WIB

Sebanyak 117 Orang Diselamatkan dari Desa Terpencil di Nepal

Sebanyak 117 Orang Diselamatkan dari Desa Terpencil di Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 13:27 WIB

Tinggi Pegunungan Himalaya Berkurang Akibat Gempa Nepal

Tinggi Pegunungan Himalaya Berkurang Akibat Gempa Nepal

Tekno | Minggu, 10 Mei 2015 | 06:19 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB