Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 28 Mei 2015 | 07:00 WIB
Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman
Gunung Everest. (Shutterstock)

Suara.com - Pelaku sektor pariwisata alam Nepal tengah mencari tahu kepada ahli internasilnal soal kawasan aman pendakian. Sebab sampai saat ini Pemerintah Nepal belum mengeluarkan pernyataan jika pegunungan Nepal sudah aman atau belum.

Pengusaha periwisata takut jika robekan gempa bisa membahayakan pendakian. Makanya, mereka mencari pernyataan ahli geologi. Sebab sampai saat ini kawasan pegunungan masih terancam longsor dan dataran landai.

Kawasan pendakian yang dinilai masih beresiko di antaranya pendakian Manasalu, Langtang, Rolwaling dan Helambu di Nepal tengah. Begitu juga untuk kawasan Annapurna dan Everest.

"Sebelum kami mengumumkan bahwa daerah yang dilanda gempa aman untuk tujuan wisata, kami bertekad untuk mendapatkan laporan penilaian remi dari ahli geologi internasional," kata Ramesh Dhamala, presiden asosiasi agen trekking dari Nepal seperti dilansir BBC, Rabu (27/5/2015).

Dhamala mengatakan Nepal mengandalkan sektor pariwisata untuk pemasukan kas negara. Sehingga pemerintah juga harus melakukan penelitian terkait keadaan kawasan wisata yang terpapar gempa.

"Tanpa mereka mengatakan tidak ada lagi daerah yang memiliki risiko longsor, kita tidak akan melakukan bisnis ini. Kami juga merekomendasikan kepada pemerintah, secara tertulis, bahwa daerah ini tidak boleh dibuka kembali (untuk trekking dan mountaineering) sebelum tim ahli membuat penilaian publik secara internasional," paparnya.

Namun para operator wisata yakin bisnisnya akan berjalan dalam waktu dekat. Sebab dalam setahun ada 800 ribu wisatawan mengunjungi Pada 2013. Ada 13 persen dari jumlah itu, wisatawan melakukan pendakian gunung.

Sementara wilayah Annapurna menjadi kawasan tujuan trekker tertinggi. Setelah itu yang terbanyak ke Everest. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 07:05 WIB

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 12:28 WIB

VIDEO: Gempa 7,4 SR di Nepal Goyang Gunung Himalaya

VIDEO: Gempa 7,4 SR di Nepal Goyang Gunung Himalaya

Video | Jum'at, 15 Mei 2015 | 06:47 WIB

Bantu Identifikasi WNI, Mabes Polri Kirim Tim DVI ke Nepal

Bantu Identifikasi WNI, Mabes Polri Kirim Tim DVI ke Nepal

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 13:50 WIB

Ilmuwan: Gempa Kedua Nepal Bagian dari Reaksi Berantai

Ilmuwan: Gempa Kedua Nepal Bagian dari Reaksi Berantai

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 08:07 WIB

Empat Tewas Akibat Gempa Terbaru di Nepal

Empat Tewas Akibat Gempa Terbaru di Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 16:42 WIB

Gempa 7,1 Skala Richter Kembali Guncang Nepal

Gempa 7,1 Skala Richter Kembali Guncang Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 14:44 WIB

Sebanyak 117 Orang Diselamatkan dari Desa Terpencil di Nepal

Sebanyak 117 Orang Diselamatkan dari Desa Terpencil di Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 13:27 WIB

Tinggi Pegunungan Himalaya Berkurang Akibat Gempa Nepal

Tinggi Pegunungan Himalaya Berkurang Akibat Gempa Nepal

Tekno | Minggu, 10 Mei 2015 | 06:19 WIB

Dubes RI Pimpin Langsung Tim ke Langtang Nepal

Dubes RI Pimpin Langsung Tim ke Langtang Nepal

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 18:15 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB