KRI Surabaya Bantu Angkut Penumpang Mudik Lebaran

Arif Sodhiq

Selasa, 30 Juni 2015 | 21:29 WIB
KRI Surabaya Bantu Angkut Penumpang Mudik Lebaran
Penumpang kapal di Pelabuhan. [Antara]

Suara.com - Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) menyiapkan KRI Surabaya-591 yang berada di bawah Satuan Kapal Amfibi (Satfib) untuk mendukung angkutan mudik Lebaran 2015.

"KRI Surabaya-591 dengan Komandan Kapal Letkol Laut (P) Wawan Trisatya Atmaja itu akan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 11 Juli 2015," ujar Kadispen Artmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman di Surabaya, Selasa (30/6/2015).

Setelah berkiprah pada arus mudik, KRI Surabaya akan mengangkut gelombang arus balik pemudik bersepeda motor dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

"Pendaftaran mudik gratis ini dapat dilakukan secara online maupun offline. Secara online dimulai sejak tanggal 1 hingga 30 Juni 2015 dengan mengakses pada situs: www.mudikgratis.dephub.go.id," katanya.

Sementara itu, pendaftaran secara offline dimulai pada 15 Juni hingga 8 Juli 2015 dengan cara para pendaftar dapat mendatangi kantor Kementerian Perhubungan Jalan Medan Merdeka Barat 8, Jakarta.

"Syarat pendaftaran adalah maksimal terdiri atas dua orang dewasa dan satu anak untuk pesepeda motor, mengisi formulir sesuai kota tujuan dengan one way atau pergi pulang, melengkapi foto kopi KTP, KK, SIM dan STNK, serta menunjukkan yang asli, serta menerima bukti pendaftaran," katanya.

Menurut dia, KRI Surabaya-591 dalam sekali pelayaran mampu mengangkut 1.000 sepeda motor, 1.500 penumpang.

"Lama pelayaran dari Jakarta ke Surabaya kurang lebih 30 jam, sedangkan Jakarta ke Semarang kurang lebih 15 jam," katanya.

Sebelumnya (17/6), KSAL Laksamana TNI Ade Supandi saat menghadiri HUT Ke-59 Puspenerbal di Surabaya menyatakan kesiapannya untuk mendukung ketertiban dan kelancaran angkutan mudik dan balik Lebaran 2015 dengan mengerahkan kapal perang RI (KRI).

"Kami masih menunggu koordinasi dari Kementerian Perhubungan, tapi siap mengerahkan 4-6 KRI bila dibutuhkan, baik rute Jakarta-Semarang maupun Jakarta-Semarang-Surabaya," katanya.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×