Hotman Heran Bagaimana Mungkin Bau Mayat Angeline Tak Tercium

Siswanto | Suara.com

Kamis, 02 Juli 2015 | 17:38 WIB
Hotman Heran Bagaimana Mungkin Bau Mayat Angeline Tak Tercium
Hotman Paris Hutapea, pengacara tersangka pembunuh Angeline, Agustinus alias Agus, Kamis (2/7/2015). [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Hotman Paris Hutapea, pengacara tersangka pembunuh Angeline, Agustinus, mengatakan sampai saat ini belum mengetahui motif pembunuhan Angeline. Kasus pembunuhan ini telah menjerat dua tersangka, Agus dan mantan majikannya yang juga ibu angkat Angeline, Margaret.

"Kami belum tahu motifnya ini, tadi saat Agus diperiksa pertanyaannya belum sampai sana," kata Hotman di Polresta Denpasar, Bali, Kamis (2/7/2015).

Lebih lanjut, Hotman mengaku sudah bertanya kepada penyidik mengenai berapa dalam lubang tempat menguburkan Angeline di belakang rumah Margaret, Jalan Sedap Malam, Denpasar. Penyidik mengatakan jarak antara jenazah dan permukaan tanah hanya 15 sentimeter.

"Sekarang yang menjadi pertanyaan apakah pemilik rumah ini tidak mencium bau mayat. Saat penyidik menggali tanah itu sekali paculan langsung kelihatan ada mayat di sana," katanya.

Dia menambahkan Angeline ditemukan setelah 26 hari dinyatakan hilang oleh Margaret dan konstruk tanahnya gembur.

"Seharusnya dia mencium bau tidak sedap dong, tetapi tidak tahu lagi, kalau bau itu tertutup dengan bau kotoran ayam," katanya.

Selain itu, Hotman juga mempertanyakan apakah Margaret sama sekali tidak curiga dengan keadaan di belakang rumahnya.

"Apa pemilik rumah tidak curiga ketika ada lubang menganga di sana tiba-tiba tertutup," katanya.

Hotman yakin Margaret sebenarnya tahu pembunuhan ini.

Hotman juga menceritakan dalam pemeriksaan ulang terhadap Agus siang tadi, Agus tetap mengatakan bahwa dia bukan pelaku pembunuhan.

"Dia ditanyai BAP mulai dari pertama hingga yang terakhir. Dan pernyataannya dia tidak berubah, Agus tetap konsisten dengan pernyataannya bahwa tidak membunuh Angeline," kata Hotman.

Dalam pemeriksaan ulang, kata Hotman, Agus ditanyai tentang BAP mulai dari kejadian tanggal 10, 13, 17, dan 20 Juni 2015.

Hotman mengatakan Agus menegaskan bahwa yang membunuh Angeline adalah angkat Angeline.

"Saya berulang kali menanyakan kepada dia dan jawabannya sama, dia tidak membunuh Angeline. Dia hanya diminta mengubur itu saja," katanya.

Agus, kata Hotman, bercerita bahwa pada 16 Mei 2015 dipanggil ke kamar Margaret. Di kamar, katanya, Angeline tergeletak di lantai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hotman Pertanyakan Darah Angeline yang Dulu Ada di Kamar Margaret

Hotman Pertanyakan Darah Angeline yang Dulu Ada di Kamar Margaret

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 16:27 WIB

Pengacara Ibu Angkat Angeline Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan

Pengacara Ibu Angkat Angeline Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 15:48 WIB

Pendeta-pendeta Dampingi Agus Agar Jujur Tentang Angeline

Pendeta-pendeta Dampingi Agus Agar Jujur Tentang Angeline

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 15:04 WIB

Ibu Angkat Angeline Sering Curhat Soal Duit

Ibu Angkat Angeline Sering Curhat Soal Duit

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 13:27 WIB

Lagi, Saksi Memberatkan Ibu Angkat Angeline Dihadirkan ke Polisi

Lagi, Saksi Memberatkan Ibu Angkat Angeline Dihadirkan ke Polisi

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 12:21 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB