Penyidik Diteror, Penasihat Sebut Ada Upaya Lemahkan KPK

Laban Laisila, Nikolaus Tolen

Selasa, 07 Juli 2015 | 12:34 WIB
Penyidik Diteror, Penasihat Sebut Ada Upaya Lemahkan KPK
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Penasihat Pimpinan KPK Abdullah Hehamahua, dan aktivis HAM Ratna Sarumpaet dalam diskusi bulanan di Institut Perdaban, Tebet, Jakarta Selatan, (25/3). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua menilai, teror bom yang diterima penyidik KPK, Afif Julian Miftah, dikediamannya merupakan upaya sistematis melemahkan upaya pemberantasan korupsi.

Menurutnya, hal tersebut dapat dikaitkan dengan berbagai dinamika perkembangan KPK saat ini, termasuk rencana revisi terhadad UU KPK.

"Iya ini sistematis, kalau melihat dari berbagai fenomena. Dari rencana perubahan UU KPK, ini juga ada beberapa kali judicial review. Jadi ada upaya yang disebut corruptor fight back, ini berjalan terus," kata Abdullah di Gedung KPK Jalan  Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2015).

Meskipun demikian, dia menilai bentuk teror atau ancaman terhadap penyidik sudah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari risiko kerja pemberantasan korupsi. Bahkan, ancaman terhadap pegawai KPK itu, sudah terjadi dalam bentuk fisik.

"Itu sudah sering, ada yang ditabrak, patah kakinya, ini cuma bom buat-buatan. Dulu juga ada yang seperti ini, ditangkap, ditabrak," jelasnya.

Menurutnya, sasaran utama teror serta intimidasi terhadap salah satu penyidik itu adalah untuk pelemahan KPK itu sendiri.

Penyidik, tambah Abdullah hanya menjadi pintu masuk pelemahan kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan lembaga ini.

"Ini yang jadi sasaran KPK-nya itu, lembaganya. Tinggal entry point-nya dari mana, apakah dari pimpinan, pejabat, penyidik, pokoknya KPK-nya. Karena itu kita lihat, rencana UU baik KUHP maupun KUHAP, rencana amandemen UU KPK juga, kan diarahkan untuk melemahkan KPK," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Teror Terhadap Penyidik KPK yang Sedang Pegang 6 Kasus

Kronologis Teror Terhadap Penyidik KPK yang Sedang Pegang 6 Kasus

News | Senin, 06 Juli 2015 | 18:57 WIB

Seperti Ini Jenis Teror yang Diterima Penyidik KPK Afif

Seperti Ini Jenis Teror yang Diterima Penyidik KPK Afif

News | Senin, 06 Juli 2015 | 17:59 WIB

Penyidik Afif Diteror Berkali-kali, KPK Beri Perlindungan Khusus

Penyidik Afif Diteror Berkali-kali, KPK Beri Perlindungan Khusus

News | Senin, 06 Juli 2015 | 12:39 WIB

Soal Teror terhadap Penyidik KPK, Jokowi: Yang Neror Siapa?

Soal Teror terhadap Penyidik KPK, Jokowi: Yang Neror Siapa?

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 14:21 WIB

Penyidik KPK Diteror Pembunuhan, Jokowi Disalahkan

Penyidik KPK Diteror Pembunuhan, Jokowi Disalahkan

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 11:07 WIB

Penyidik KPK Diancam Dibunuh, Presiden Harus Turun Tangan

Penyidik KPK Diancam Dibunuh, Presiden Harus Turun Tangan

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 08:56 WIB

Terkini

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:15 WIB

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:12 WIB

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 18:10 WIB

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:05 WIB

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:02 WIB

Siap-siap, Harga Pangan Melonjak di Awal 2027 Karena Rupiah Semakin Tak Berharga

Siap-siap, Harga Pangan Melonjak di Awal 2027 Karena Rupiah Semakin Tak Berharga

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:59 WIB

Final Round Mandalika Racing Series 2026, Pertamina Perkuat Dukungan bagi Pembalap Muda Indonesia

Final Round Mandalika Racing Series 2026, Pertamina Perkuat Dukungan bagi Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:54 WIB

Here We Go! Kevin Diks Kembali ke Skuad Gladbach, Peluang Jadi Starter Lawan Hamburg?

Here We Go! Kevin Diks Kembali ke Skuad Gladbach, Peluang Jadi Starter Lawan Hamburg?

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:52 WIB

×