Pengacara: Ibu Angkat Angeline Mau Peragakan Adegan

Siswanto

Selasa, 07 Juli 2015 | 12:49 WIB
Pengacara: Ibu Angkat Angeline Mau Peragakan Adegan
Tersangka kasus pembunuhan Angeline, Margriet Megawe alias Margaret, digiring polisi saat mengikuti rekonstruksi di rumahnya di Denpasar, Senin (6/7). (Antara)

Suara.com - Pengacara Posko Simbolon membantah kliennya, Margriet Christina Megawe alias Margaret, menolak memperagakan adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan Engeline Margriet Megawe atau Angeline (8).

"Klien kami tidak menolak memperagakan adegan. Kemarin itu saat rekonstruksi dalam adegan pembunuhan BAP milik Agus yang dipakai. Saat BAP milik klien kami, si Agus juga tidak memperagakanya, jadi saya pertegas dia tidak menolak," kata Posko saat dihubungi via telepon di Denpasar, Bali, Selasa (7/7/2015).

Margaret adalah salah satu tersangka pembunuh Angeline. Satu tersangka lagi bernama Agus. Agus merupakan mantan pembantu Margaret.

Posko menjelaskan kliennya hanya memperagakan adegan sesuai dengan BAP.

"Dalam BAP klien kami tidak ada adegan pembunuhan, jadi ibu Margaret juga tidak melakukan itu," katanya.

Dia menegaskan bahwa yang pembunuh Angeline bukan Margaret.

"Klien kami tidak membunuh korban. Adegan pembunuhan itu hanya ada di BAP milik Agus," katanya.

Selama rekonstruksi kasus pembunuhan yang berlangsung kemarin, Senin (7/7/2015), Agus memperagakan lebih dari 80 adegan. Tapi, dia sama sekali tidak memperagakan adegan pembunuhan terhadap bocah berusia delapan tahun itu.

"Semua adegan dia peragakan. Klien kami memperagakan 80 adegan," kata Hotman Paris Hutapea, pengacara Agus, di tempat kejadian perkara, Jalan Sedap Malam, Denpasar, Senin (6/7/2015).

Hotman mengatakan Agus memperagakan mulai aktivitas pagi hari, seperti merawat piaraan Margaret, hingga ke penguburan jenazah Angeline di dekat kandang ayam dan pohon pisang, pekarangan belakang rumah.

"Semua adegan ini sama halnya yang kita tahu. Bahwa dia hanya membantu menguburkan saja, tidak ikut andil dalam pembunuhan itu," katanya.

Hotman mengatakan berdasarkan hasil rekonstruksi menegaskan kalau Agus tidak membunuh Angeline, melainkan sebagai saksi.

Dalam rekonstruksi tadi, Angeline dibunuh pada adegan ke 50 hingga 60.

"Dalam adegan itu, Angeline dibunuh pada adegan ke 50 hingga 60," kata Hotman.

Hotman menambahkan proses pembunuhan berlangsung di dalam kamar Margaret.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini Margaret Akan Kembali Jalani Pemeriksaan

Hari Ini Margaret Akan Kembali Jalani Pemeriksaan

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 10:48 WIB

Margaret Tolak Adegan Reka Ulang, Polisi Jalan Terus

Margaret Tolak Adegan Reka Ulang, Polisi Jalan Terus

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 09:36 WIB

Tersangka Pembunuh Angeline Marah: Pembohong Kau Margaret!

Tersangka Pembunuh Angeline Marah: Pembohong Kau Margaret!

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 07:11 WIB

Ibu Angkat Angeline Dimaki Warga, Mobilnya Pun Dipukuli

Ibu Angkat Angeline Dimaki Warga, Mobilnya Pun Dipukuli

News | Senin, 06 Juli 2015 | 18:36 WIB

Ibu Angkat Angeline Cuma Peragakan Adegan yang Menguntungkannya

Ibu Angkat Angeline Cuma Peragakan Adegan yang Menguntungkannya

News | Senin, 06 Juli 2015 | 18:23 WIB

Terkini

Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI

Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:43 WIB

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:36 WIB

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:34 WIB

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:33 WIB

5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari

5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:31 WIB

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna

Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan

Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:28 WIB

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:26 WIB

×