194 Capim KPK Berkutat dengan Puluhan Soal Pilihan Ganda

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 08 Juli 2015 | 11:49 WIB
194 Capim KPK Berkutat dengan Puluhan Soal Pilihan Ganda
Pansel temui Pimpinan KPK. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Tim Panitia Seleksi(Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) menjadwalkan proses lanjutan ke tahap kedua. Setelah pada tahap pertama meloloskan 194 peserta dari 611 orang yang terdaftar sebagai capim KPK.

Pada tahap kedua ini, peserta yang hadir akan dihadapkan pada dua model test. Di mana model pertama berbentuk tes objektif dan tes pembuatan makalah.

Pada tes objektif, peserta dihadapkan pada 70-an soal model mutiplechoice (pilihan ganda). Sementara pada model kedua peserta akan ditantang untuk membuat makalah.

"Ini adalah tahap kedua, berupa test objektif dan buat makalah kompetensi. Pada test objektif ada soal pilihan ganda sekitar 70-an nomor, dan makalah kompetensi untuk melihat originalitas makalah yang mereka buat," kata Ketua Pansel Capim KPK, Destry Damayanti di Gedung Pusdiklat Sekretariat Negara, Jalan Gaharu Cipete, Jakarta Selatan, Rabu(8/7/2015).

Lebih lanjut Destry menjelaskan bahwa tujuh puluhan soal yang akan disuguhkan kepada peserta yang ikut pada tahap kedua ini adalah berkaitan dengan pengetahuan peserta tentang KPK.

Sementara pada test makalah kompetensi, pansel akan menilai dari dua makalah yang dibuat oleh peserta. Di mana satu makalah dibuat di rumah, dan satunya lagi akan dibuat langsung ditempat saat ujian berlangsung.

Hasil dari test tersebut akan diumumkan pada tanggal 15 Juli mendatang. Sebagai awal untuk memasuki tahap ketiga berupa profile assessment.

"Nanti akan diumumkan pada tanggal 15 Juli, lalu masuk ke tahap ketiga pada tanggal 27-28 Juli 2015 yakni profile assessment," kata Destry.

Saat ini berdasarkan pantauan Suara.com, test objektif saat ini sedang berlangsung dan tampak para peserta sedang mengerjakan soal yang diberikan oleh tim pansel. Dari 194 peserta, berdasarkan laporan panitia, hingga saat ini baru 187 peserta yang sudah datang, sementara tujuh lainnya belum tampak di ruang ujian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taiwan Kirim Bunga Anggrek, Pimpinan KPK Lapor Gratifikasi

Taiwan Kirim Bunga Anggrek, Pimpinan KPK Lapor Gratifikasi

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 18:03 WIB

Tetangga Tak Ada yang Tahu Afif Julian Penyidik KPK

Tetangga Tak Ada yang Tahu Afif Julian Penyidik KPK

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 17:05 WIB

Ini Kata Warga Perumahan Tentang Penyidik KPK yang Diteror

Ini Kata Warga Perumahan Tentang Penyidik KPK yang Diteror

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 16:42 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB