Diperiksa Hampir 10 Jam, Sharon Bantah Jalani Tes Urine

Arsito Hidayatullah | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 08 Juli 2015 | 23:52 WIB
Diperiksa Hampir 10 Jam, Sharon Bantah Jalani Tes Urine
Sharon Rose Leasa Prabowo. (suara.com/Agung Sandy Lesmana)

Suara.com - Sharon Rose Leasa Prabowo (47) akhirnya selesai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penganiayaan anak kandungnya GT (12). Sharon diperiksa oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan selama hampir 10 jam.

"Ngobrol-ngobrol aja," ujar Sharon kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Menurut Sharon, dalam pemeriksaan yang dijalaninya sejak siang itu, penyidik hanya menanyakan seputar kesehariannya dengan anaknya.

Kepada wartawan, Sharon enggan menjelaskan lebih jauh mengenai pemeriksaan itu. Begitu juga saat ditanyai soal pemeriksaan urine yang dilakukan polisi.

Sharon sendiri menyangkal jika pada pemeriksaan tersebut dirinya juga menjalani pengecekan urine. Menurutnya, penyidik hanya melakukan pemeriksaan kesehatan dirinya.

"Buat kesehatan aja, karena kan saya ada sakit liver. Untuk lebih lengkapnya, ketemu Pak Audi," kata dia.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Audie Latuheru, mengaku bahwa selain memeriksa Sharon terkait dugaan penganiayaan, pihaknya juga melakukan pemeriksaa urine kepada ibu tiga anak itu. Pengecekan urine menurutnya dilakukan guna mendalami dugaan penggunaan narkoba.

"Tes urine itu memang kita lakukan, yaitu prosedur saja. Hasilnya belum keluar. Ini sedang berlangsung. Ini tentang dugaan penggunaan narkoba dan kelanjutan BAP-nya," papar Audie.

Kasus kekerasan terhadap GT yang diduga dilakukan ibu kandungnya, Sharon, terungkap ketika bocah malang itu menangis dan mengadukan hal itu kepada salah seorang tetangga di ‎Kompleks Cipulir Permai, RT 15/09, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu. Tetangga berinisial FT (37) itu mengaku kasihan melihat GT menangis dan minta bantuan ke rumahnya.

Akibat kejadian kekerasan itu, FT pun akhirnya melaporkan Sharon ke pihak Polres Metro Jakarta Selatan, tiga hari lalu. Menurut keterangan GT kemudian, dirinya memang selalu mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan dari ibu kandungnya.

"Kekerasan fisik itu sudah berlangsung cukup lama, yakni sekitar tiga bulan terakhir. Kondisinya tertekan. Saya kasihan sekali. Dia kabur dari rumah menuju rumah saya," kata FT d‎i Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (3/7) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Penganiayaan Anak GT, Polisi Sudah Periksa 9 Saksi

Kasus Penganiayaan Anak GT, Polisi Sudah Periksa 9 Saksi

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 13:37 WIB

Diperiksa Polisi, Sharon Bantah Aniaya Anak Kandungnya

Diperiksa Polisi, Sharon Bantah Aniaya Anak Kandungnya

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 12:27 WIB

Terkini

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:28 WIB

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:18 WIB

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:02 WIB

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45 WIB

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:39 WIB

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:17 WIB