Ini Menteri yang Mesti Dicopot Versi Pengamat

Laban Laisila, Bagus Santosa

Kamis, 09 Juli 2015 | 07:01 WIB
Ini Menteri yang Mesti Dicopot Versi Pengamat
Para menteri saat pengumuman Kabinet Kerja. [Setpres]

Suara.com - Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menyarankan beberapa menteri Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk direshuffle. Dia memaparkan ada sejumlah indikasi yang harus membuat para menteri diganti.

Indikasi pertama, Ray mengatakan, adalah menteri yang menggebrak diawal dan ‘memble’ kemudian. Ray menilai, Yuddy Chrisnandi dan Hanif Dhakiri yang terkategori demikian.

"Yuddy Chrisnandi dengan kebijakan larangan rapat dihotel, undangan perkawinan yang dibatasi 400 orang, ijazah palsu. Semuanya praktik mulusnya tidak ada di lapangan. Kemudian Hanif Dhakiri yang lompat pagar, tapi nasib TKI tidak jelas. Malah keluarkan kebijakan yang bertentangan besar, yaitu JHT," kata Ray dalam diskusi di kawasan Sarinah, Menteng, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Indikasi kedua, tambahnya, yaitu menteri yang sibuk cari panggung sendiri, tapi lupa tugas. Nama yang masuk kategori ini adalah Yuddy Chrisandi.

"Kasus Angeline dia datang, bandara terbakar dia datang. Itu kan bukan tugas dia," kata dia.

Ray meneruskan, kategori ketiga adalah menteri yang menjalankan pikiran dan agendanya sendiri tanpa konsultasi dengan presiden sehingga kebijakan mereka blunder bahkan bertentangan dengan program nawacita Presiden Jokowi.

"Yakni Menkumham Yasonna H Laolu soal revisi UU KPK dan itu bagian dari keputusan dia yg dibantah oleh presiden. Kemudian, Tjahjo Kumolo soal ide parpol yang dapat dana Rp20 triliun per parpol dan ini nggak dikonsultasikan dengan Presiden Jokowi," kata dia.

Kemudian yang keempat, menteri yang tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ray mengatakan mereka adalah Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Staf Presiden Luhut Binsar Pandjaitan, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto.

"Mensesneg ini dia yang mengaluarkan perpres soal enaikan anggaran mobil dinas, JHT, yang harusnya itu menjadi pertimbangan Mensesneg. Untuk Luhut dan Andi, ini kewenangannya sama. Bahkan, Luhut kewenangannya terlalu jauh ketimbang Mensesneg dan Seskab," kata dia.

Terakhir, Ray mengatakan, kategori menteri yang harus direshuffle adalah menteri rasa Orde Baru. Menteri itu adalah Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Eddy Purdijatno.

"Menkopolhukam ini betul-betul mewakili pikiran zaman orde baru, misalnya kebijakan Papua bebas untuk pers asing ini dia anggap ancaman nasional. Terus soal 'rakyat tidak jelas' itu juga dianggap ancaman pertahanan dan keamanan negara. Itu kan pemikiran khas orde baru," ujarnya.

Di sisi lain, Ray menyarankan sejumlah nama untuk masuk ke Kabinet di Presiden Jokowi.

Nama Kepala Bappenas Andrinof Chaniago seharusnya menggantikan Yuddy Chrisnandi dengan jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkorasi.

Kemudian Arif Budimanta bisa mengisi jabatan Kepala Bappenas. Sedangkan, Menteri Kordinator Maritim Indroyono Susilo seharusnya diganti oleh Daniel M Rosyid yang merupakan Guru Besar Teknologi Kelautan di Institut Teknik Sebelas Maret Solo.

Serta, Jimly Asshidiqie, menurut Ray mampu mengisi jabatan Menkopolhukam menggantikan Tedjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

News | Senin, 02 November 2026 | 10:13 WIB

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:00 WIB

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Video | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

×