Marak Mudik Gratis, Kapolri Berharap Kemacetan Berkurang

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 11 Juli 2015 | 10:38 WIB
Marak Mudik Gratis, Kapolri Berharap Kemacetan Berkurang
Kapolri melepas mudik gratis Jasa Raharja. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Kepala Kepolisian Indonesia mengapresiasi perusahaan yang menggelar mudik gratis untuk ribuan penduduk Jakarta menuju daerah di luar Jawa Barat. Sebab ini akan mengurangi kemacetan dan kepadatan kendaraan.

Terutama di jalur Jawa Barat. Dia mengilustrasikan butuh waktu 24 jam untuk pemudik keluar dari Jawa Barat. Dia berharap makin maraknya mudik gratis bisa memangkas perjalanan itu.

"Saya berharap puncak arus mudik nantinya tidak bertumpuk panjang. Kalau dulu untuk keluar dari Jawa Barat saja bisa sampai 24 jam, semoga tahun ini bisa hanya dengan lima atau enam jam saja," kata Badrodin saat hadir untuk melepas kepergian pemudik gratis di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu(11/7/2015).

Salah satu mudik gratis itu digelar PT Jasa Raharja(Persero). Mudik gratis yang digelar kedelapan ini diharapkan bisa mengalihkan pemudik yang biasa menggunakan motor ke bus dan kereta api. Kapolri juga berharap mudik gratis ini bisa mengurangi jumlah kecelakaan.

"Saya harap para sopir itu kalau sudah lelah mengemudi selama tiga jam, harus istirahat kalau memang harus istirahat. Sehingga tujuan untuk kurangi kecelakaan bisa tercapai," katanya.

Dalam acara yang diperakarsai oleh PT Jasa Raharja tersebut, Kapolri juga berharap kepada perusahaan-perusahaan swasta lainnya untuk mengikuti aksi yang dilakukan oleh Jasa Rahaja tersebut. Hal tersebut demi mendukung program pemerintah yaitu untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik dan terhindar dari kecelakaan dan kemacetan yang panjang.

"Saya harap ini juga bisa ditiru oleh perusahaan swasta dan BUMN yang lain, sehingga bisa mengurangi penumpukan tadi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Padang Pariaman Batasi Waktu Takbiran

Padang Pariaman Batasi Waktu Takbiran

| Sabtu, 11 Juli 2015 | 09:16 WIB

Jasa Raharja Sediakan 500 Bus untuk Mudik Gratis

Jasa Raharja Sediakan 500 Bus untuk Mudik Gratis

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 08:59 WIB

Jelang Lebaran, Harga Cabai di Sini Rp100 Ribu/Kg

Jelang Lebaran, Harga Cabai di Sini Rp100 Ribu/Kg

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 07:55 WIB

H-7, Arus Mudik di Tol Cikampek Masih Normal

H-7, Arus Mudik di Tol Cikampek Masih Normal

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 01:30 WIB

Fasilitas Mudik Dinilai Belum Ramah Penyandang Disabilitas

Fasilitas Mudik Dinilai Belum Ramah Penyandang Disabilitas

| Jum'at, 10 Juli 2015 | 20:08 WIB

Ini Imbauan Kak Seto Untuk Para Pemudik

Ini Imbauan Kak Seto Untuk Para Pemudik

| Jum'at, 10 Juli 2015 | 18:56 WIB

Menteri Yohana: Mudik Harus Ramah Anak dan Perempuan

Menteri Yohana: Mudik Harus Ramah Anak dan Perempuan

| Jum'at, 10 Juli 2015 | 16:47 WIB

Jumlah Pemudik Mulai Meningkat di Kalideres

Jumlah Pemudik Mulai Meningkat di Kalideres

| Jum'at, 10 Juli 2015 | 16:40 WIB

Malam Ini, Jalur Pantura dan Merak Diperkirakan Mulai Padat

Malam Ini, Jalur Pantura dan Merak Diperkirakan Mulai Padat

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 14:45 WIB

DLAAJ Bogor Siapkan 813 Unit Bus untuk Angkut Pemudik

DLAAJ Bogor Siapkan 813 Unit Bus untuk Angkut Pemudik

| Jum'at, 10 Juli 2015 | 13:23 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB