Satu Keluarga Terjebak di Wahana Permainan Suroboyo Carnival

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 20 Juli 2015 | 00:59 WIB
Satu Keluarga Terjebak di Wahana Permainan Suroboyo Carnival
Ilustrasi pasar malam. (Freedigitalphotos)

Suara.com - Pengelola mengevakuasi sekeluarga terdiri dari tiga orang pengunjung yang terjebak di wahana "Omah Mumet" atau rumah berputar akibat macet pada mesin di salah satu permainan di tempat wisata Suroboyo Carnival, Minggu malam.

"Benar, ada sekeluarga yang terjebak saat bermain di arena 'Omah Mumet' sekitar pukul 20.00 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, pengunjung berhasil dievakuasi," ujar Executive Marketing suroboyo Carnival Putri Indah ketika dikonfirmasi.

Wahana tersebut berbentuk rumah yang permainannya membuat pengunjung merasa terbang ke angkasa lalu berputar dan berayun seolah rumah akan jatuh.

Ia menjelaskan, semula tak ada masalah dalam permainan tersebut dan selama berayun tidak ditemukan tanda-tanda macet, namun saat akan berakhir, terdapat kendala di mesin sehingga turunnya tidak sempurna.

"Saat permainan selesai dan akan turun ke posisi semula, setengah perjalanan turun terhenti. Setelah dicek, ternyata ada kemacetan di mesin hidroliknya," katanya seperti dikutip Antara.

Petugas segera mengevakuasi pengunjung yang terjebak di dalam permainan tersebut menggunakan manual berupa tangga dan berhasil diturunkan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pengelola tempat wisata yang baru dibuka 2014 tersebut memberikan kompensasi terhadap para korban terjebak berupa tiket dan 10 voucher.

"Tiket dan voucher sebagai bentuk kompensasi itu bisa diuangkan," ucapnya.

Setelah kejadian, lanjut dia, wahana langsung diperbaiki oleh petugas dan permainan "Omah Mumet" dihentikan untuk sementara.

Mengantisipasi kejadian serupa terulang, pihaknya mengaku telah menyiagakan seluruh tenaga ahli mesin di setiap wahana yang ada.

"Sebenarnya seluruh wahana sudah ada penjaga atau tenaga yang ahli. Kami memang menyiapkan sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kemacetan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi

Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia

Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia

News | Senin, 13 April 2026 | 13:23 WIB

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

News | Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

News | Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 12:41 WIB

Gara-gara Ceramahnya, GAMKI dan Pemuda Katolik Resmi Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

Gara-gara Ceramahnya, GAMKI dan Pemuda Katolik Resmi Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

News | Senin, 13 April 2026 | 12:34 WIB

Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz

Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 12:31 WIB