Menko Polhukam: Tolikara Sudah Kondusif dan Terkendali

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 22 Juli 2015 | 15:50 WIB
Menko Polhukam: Tolikara Sudah Kondusif dan Terkendali
Mensos Kunjungi Tolikara

Suara.com - Situasi Tolikara, pascainsiden beberapa waktu lalu, disebut kini sudah mulai kondusif. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdjiatno mengatakan, situasi di lokasi saat ini sudah damai dan terkendali.

"Suasana sudah kondusif. Aparat keamanan tetap berjaga di sana. Sudah ada kesepakatan untuk menjaga kedamaian di Tanah Papua, dan itu sudah dilakukan semua. Sampai sekarang sudah terkendali semua," ungkap Tedjo, usai menghadiri acara di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2015).

Tedjo menambahkan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo juga sudah meminta supaya masjid atau musala yang terbakar di sana agar segera dibangun kembali. Selain itu, satu batalyon prajurit TNI juga sudah disiagakan untuk membantu membersihkan puing dan melakukan karya bakti di sana.

Dia juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini akan melakukan beberapa pendekatan dengan tokoh agama di beberapa lokasi. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman, supaya dampak insiden Tolikara tidak meluas.

Di samping itu, Tedjo juga mengaku sudah menginformasikan kepada Mendagri, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, serta Kepala BIN Sutiyoso, supaya memberikan perhatian untuk menjaga rumah ibadah.

"Sudah saya informasikan kepada Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, dan Panglima, Kapolri dan Kepala BIN, untuk mengantisipasi semua daerah di Indonesia, untuk menjaga tempat ibadah. Kemudian pusat-pusat kegiatan masyarakat dan objek-objek vital dijaga, untuk antisipasi. Kita tidak melihat (Tolikara) ini menjadi besar, tetapi ini adalah langkah antisipasi," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BIN Enggan Disebut Kecolongan Atas Kasus Tolikara

BIN Enggan Disebut Kecolongan Atas Kasus Tolikara

News | Rabu, 22 Juli 2015 | 12:11 WIB

Terkini

Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:01 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:55 WIB

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:43 WIB

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:31 WIB

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait

Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:26 WIB

SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten

SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:18 WIB

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB