Din Syamsuddin Sinyalir Asing Terlibat Kerusuhan Tolikara

Laban Laisila | Suara.com

Jum'at, 24 Juli 2015 | 08:46 WIB
Din Syamsuddin Sinyalir Asing Terlibat Kerusuhan Tolikara
Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Wakil Ketum MUI Ma'ruf Amin, menyampaikan keterangan pers terkait hasil sidang isbat di Kementerian Agama, (16/6). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin mensinyalir peristiwa Tolikora, Papua, diciptakan oleh pihak ketiga yang tidak senang melihat Indonesia aman, damai dan rukun.

"Tidak mustahil, peritiwa Tolikora ada pihak ketiga yang sengaja merekayasa dan tidak ingin Indonesia aman, damai dan rukun. Seperti yang saya dengar dari Kepala BIN, bahwa ini ujian Pemerintahan Jokowi-JK," kata Din Syamsuddin di Kabupaten Kulon Progo, DIY, Kamis (23/7/2015).

Dia mengatakan, sudah menyampaikan persoalan intoleransi dengan menggunakan isu suku, agama dan ras (SARA) kepada Presiden Jokowi dua hari sebelum lebaran.

"Kami juga mengimbau, pihak-pihak yang melakukan rekayasa peristiwa-peristiwa berbau SARA segera menghentikan kebiasannya supaya negara stabil," imbau Din.

Selama ini, kata Din, Papua menjadi sasaran negara tertentu, termasuk negara tetangga, bahkan dirongrong melalui gerakan separatisme. Seharusnya, masalah ini menjadi penggerak seluruh bangsa Indonesia untuk bersatu melawan kekuatan-kekuatan yang mengancam NKRI.

"Mari kita pertahankan NKRI, jangan sampai ada kekuatan asing yang masuk. Terkadang mereka masuk menumpang kelompok-kelompok agama tertentu. Kami juga berharap, pemerintah melalukan tindakan-tindakan preventif," kata Din.

Dia juga mengapresiasi langkah Gereja Injili Indonesia yang telah meminta maaf kepada umat Islam. Hal ini sangat bagus dan umat Islam harus menerimanya.

"Tapi kita ingatkan, supaya peristiwa ini tidak terulang kembali," katanya.

Menurut dia, peristiwa Tolikora menunjukan ada masalah intoleransi di Indonesia. Artinya, ada masalah intoleransi yang mengatasnamakan agama.

"Masalah intoleransi harus kita hadapi sebagai masalah bersama. Maka, umat beragama harus bersatu menghadapi persoalan intoleransi," imbaunya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Info Simpang Siur Soal Tolikara, FKUB Papua Bentuk Tim

Banyak Info Simpang Siur Soal Tolikara, FKUB Papua Bentuk Tim

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 05:32 WIB

Menteri Tedjo Sebut Situasi di Tolikara Sudah Kondusif

Menteri Tedjo Sebut Situasi di Tolikara Sudah Kondusif

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 04:29 WIB

Perwakilan Agama dan Tokoh Masyarakat Solo Gelar Deklarasi Damai

Perwakilan Agama dan Tokoh Masyarakat Solo Gelar Deklarasi Damai

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 03:50 WIB

Terkini

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB

Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako

Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:05 WIB

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:49 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:41 WIB

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:33 WIB

Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara

Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:05 WIB

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB