Menegangkan, Sidang Praperadilan Kedua Kasus Margaret

Ardi Mandiri | Suara.com

Senin, 27 Juli 2015 | 11:40 WIB
Menegangkan, Sidang Praperadilan Kedua Kasus Margaret
Tersangka kasus pembunuhan Angeline, Margriet Megawe alias Margaret, digiring polisi saat mengikuti rekonstruksi di rumahnya di Denpasar, Senin (6/7). (Antara)

Suara.com - Sidang praperadilan kasus dugaan pembunuhan terhadap Engeline Margriet Christina Megawe (Angeline), dengan tersangka Margriet Christina Megawe (Margaret) di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, berlangsung menegangkan, Senin (27/7/2015).

Ratusan massa dari organisasi masyarakat --yang berada di luar gedung, berteriak-teriak menuntut Pengadilan Negeri Denpasar menolak praperadilan.

Namun, aksi tidak berubah menjadi ricuh karena dijaga ketat ratusan personel kepolisian.

Hal berbeda justru terjadi di dalam ruang sidang. Sejumlah massa yang datang justru hening menyimak jalannya persidangan, yang tengah menghadirkan pihak Polda Bali sebagai saksi.

Selain masyarakat, sidang yang dipimpin hakim tunggal Ahmad Paten Silly itu turut pula dihadiri oleh kuasa hukum Margaret, Hotma Sitompul.

Permintaan pihak Margaret ditolak
Dalam persidangan tersebut, hakim menolak permintaan kuasa hukum Margaret yang meminta Polda Bali menghadirkan tim penyidik yang memeriksa Agus, tersangka lain kasus dugaan pembunuhan terhadap Angeline, pada Selasa (28/7/2015) besok.

Hakim menilai bahwa saksi yang diajukan Polda Bali telah cukup, sehingga menolak permintaan tersebut.

Ada pun kuasa hukum Margaret menilai pernyataan penyidik Polda Bali amat penting dalam kasus ini, utamanya, guna mengetahui proses pemeriksaan terhadap Agus.

"Kami ingin tahu BAP dari awal milik Agus. Selama ini keterangan dia selalu berubah-rubah, untuk itu kami meminta penyidik yang memeriksa Agus dihadirkan besok,"ujar Dion Pongkor, kuasa hukum Margaret. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demo Warga Minta Pengadilan Jangan Menangkan Ibu Angkat Angeline

Demo Warga Minta Pengadilan Jangan Menangkan Ibu Angkat Angeline

News | Senin, 27 Juli 2015 | 11:33 WIB

Belajar dari Kasus Angeline, Ini Rencana Kemensos

Belajar dari Kasus Angeline, Ini Rencana Kemensos

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 04:30 WIB

Polres Banjar Usut Pembunuhan Mirip Kasus Angeline

Polres Banjar Usut Pembunuhan Mirip Kasus Angeline

News | Jum'at, 17 Juli 2015 | 06:01 WIB

Terkini

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:01 WIB

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:54 WIB

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:48 WIB

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:46 WIB

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:41 WIB

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:39 WIB

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:38 WIB

Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI

Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:30 WIB