Bagi Ahok, Hukum Mati Koruptor Tak Mempan, Harus Dimiskinkan

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 06 Agustus 2015 | 12:21 WIB
Bagi Ahok, Hukum Mati Koruptor Tak Mempan, Harus Dimiskinkan
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (29/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Dua organisasi muslim terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, mewacanakan pemberlakuan hukuman mati bagi para koruptor.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendukung wacana tersebut, tapi menurutnya hukuman mati tidak akan membuat jera.

"Namanya wacana apa juga boleh, kan. Kalau wacana saya lebih baik miskinkan seumur hidup keluarganya yang ketahuan duitnya dari si koruptor. Baru orang takut. Orang mah nggak takut mati," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Menurut Ahok hukuman mati terlalu panjang dan berbelit prosesnya. Soalnya, kata dia, terpidana lewat pengacaranya akan melawan terus.

"Kan kalau ketangkep terus pakai pengacara yang hebat, putar putar putar, dia bilang nggak korupsi. Terus bisa ke PTUN lagi. Macem-macam kan. Saya bilang lebih baik pemiskinan aja," kata Ahok.

Ahok menyamakan kasus korupsi dengan kasus narkoba yang pelakunya juga diancam dengan hukuman mati. Menurut Ahok, ancaman tersebut tidak membuat gembong narkoba kapok.

"Kenapa orang berani ngantar narkoba? Padahal hukumannya mati. Karena kekayaannya gede," kata Ahok.

Ahok setuju kalau para terpidana kasus korupsi dan narkoba tidak diberi keringanan hukuman dalam bentuk apapun, khususnya grasi oleh Presiden.

"Harusnya tidak dapat grasi (bagi koruptor) dari Presiden dan tidak ada pemotongan tahanan. Jadi kalau kamu terbukti koruptor nggak ada pemotongan tahanan, terus nggak boleh pindah-pindah penjara. Karena tiap kali pindah penjara modusnya tuh pindah satu dapat remisi. Pindah lagi remisi. Pindah-pindah lagi cari yang sejuk, yang gede," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bunuh Guru TK Amerika Serikat, Perempuan UEA Dieksekusi Mati

Bunuh Guru TK Amerika Serikat, Perempuan UEA Dieksekusi Mati

News | Senin, 13 Juli 2015 | 13:33 WIB

Terkini

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

×