Tak Ada Lawan, Bupati Tasik Sayangkan Calon Independen Dipersulit

Tomi Tresnady | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 08 Agustus 2015 | 19:24 WIB
Tak Ada Lawan, Bupati Tasik Sayangkan Calon Independen Dipersulit
Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu daerah yang masih memiliki satu calon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2015.

Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dan pasangannya, Ade Sugianto, menjadi satu-satunya calon di pilkada serentak sehingga pilkada Tasikmalaya terancam ditunda.

Uu mengharapkan Pemerintah bersama DPR RI untuk bisa segera melakukan revisi Undang-undang Pilkada. Terlebih pengusungan bakal calon dinilai selalu berbelit lantaran harus melakukan persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dari masing-masing partai politiknya.

"Kalau jadi revisi undang-undang, kami minta penjaringan calon jangan oleh DPP Pusat, tapi kalau ditetapkannya di tingkat Kabupaten selesai," ujar Uu di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2015).

Politisi PPP itu bahkan mengeluh apabila harus dari Tasikmalaya ke Jakarta demi mendapatkan izin serta mengurus administrasi untuk menjadi calon dari ketua partainya. Terlebih persaratan yang rumit apabila harus maju tanpa partai politik.

"Kemudian udah berangkat dari Tasik ke Jakarta ketuanya tidak ada (ketuanya) sedang di luar kota dan di tungguin, sehari ditungguin nggak ada, wakil ketua juga katnya tidak ada, pusing," kata Uu.

"Itu juga disebabkan oleh sulitnya (peraturan) jadi calon independen, karena persyaratan yang tinggi, dulu ngak ada pernyatan dukungan, hari ini ada pernyatan dukungan pakai materai dan halus (didukung) 6 persen jumlah penduduk Tasik. Sebenarnya banyak kok anggota independen baik tapi ditutup oleh aturan ini (akhirnya tidak bisa maju)," Uu menambahkan.

Lebih, jauh, ketika disinggung mengenai mahar dirinya kepada parpol yang mengusung seperti PAN, PKS, PDIP dan Golkar, Uu mengaku mahar tersebut tidak ada. Dia mengaku diminta parpol pendukung untuk dilibatkan saat membuat kebijakan.

"Mahar tidak ada, hanya diminta kebersamaan untuk partai seperti untuk kebijakan itu aja yang ada. Nggak ada mahar. Kebersamaan itu nanti setelah berjalan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU Kota Surabaya Sosialisasi Perpanjangan Pendaftaran Calon

KPU Kota Surabaya Sosialisasi Perpanjangan Pendaftaran Calon

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 19:55 WIB

PAN Klaim Punya Calon Kuat Melawan Risma di Kota Surabaya

PAN Klaim Punya Calon Kuat Melawan Risma di Kota Surabaya

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 19:05 WIB

Ajukan Usul ke Mendagri, PAN Minta Partai Usung Kader di Pilkada

Ajukan Usul ke Mendagri, PAN Minta Partai Usung Kader di Pilkada

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 18:50 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB