Gawat, Narkoba Jenis Baru Masuk ke Indonesia

Ardi Mandiri

Minggu, 09 Agustus 2015 | 07:16 WIB
Gawat, Narkoba Jenis Baru Masuk ke Indonesia
Ilustrasi

Suara.com - Gerakan Nasional Antinarkotika meminta aparat kepolisian dan instansi terkait agar dapat mengantisipasi peredaran gelap New Psichoactive Subtances yang merupakan narkoba jenis baru di Indonesia.

Ketua DPD Gerakan Nasional Antinarkotika (Granat) Sumatera Utara H Hamdani Harahap di Medan, Sabtu (8/8/2015), mengatakan, narkoba jenis baru New Psichoative Subtances (NPS) itu berjenis cannainoids sintetik dengan nama CB-13.

Narkoba yang baru muncul tersebut berbentuk mirip tablet dan berwarna coklat krem dengan logo Mercy.

"Peredaran narkoba produk baru itu harus secepatnya dicegah oleh aparat kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) sehingga tidak sampai meluas di Indonesia," ujar Hamdani.

Ia menyebutkan, munculnya narkoba tersebut dikhawatirkan dapat semakin mempengaruhi dan merusak mental para pelajar dan generasi muda bangsa.

Oleh karena itu, petugas kepolisian harus melakukan razia lebih ketat lagi untuk menyita peredaran barang ilegal tersebut.

"Cara seperti ini terpaksa harus dilakukan untuk menyelamatkan anak-anak bangsa dari pengaruh narkoba yang dapat merusak kesehatan manusia," kata pengacara di Sumut itu.

Ia menambahkan, tugas pemberantasan peredaran narkoba tersebut bukan hanya tanggung jawab kepolisian dan petugas BNN, tetapi juga masyarakat dan kalangan orang tua.

Selain itu, guru-guru di sekolah juga memiliki tanggung jawab moral dalam menyelamatkan anak didiknya dari kerusakan moral, akibat mengonsumsi narkoba tersebut.

"Pemerintah harus berusaha meminamalisir dan menekan serendah mungkin penyelundupan narkoba dari luar negeri ke Indonesia. Ini adalah untuk menyelamatkan rakyat Indonesia dari kehancuran moral," kata Hamdani.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan narkoba jenis baru yang beredar di Indonesia yakni NPS yang juga bernama kimia naphtalen -1yl (4-enthyloxinaphthalen-1yl) metanone. Dari contoh tablet barang bukti, narkoba itu berisi metamfetamin dan methylone.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Drone Jadi Alat Kirim Paket Narkoba ke Penjara

Drone Jadi Alat Kirim Paket Narkoba ke Penjara

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 05:00 WIB

Cucu Pejabat Era Orde Baru Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Cucu Pejabat Era Orde Baru Ditangkap Saat Pesta Narkoba

News | Senin, 03 Agustus 2015 | 11:54 WIB

Warga Kepung dan Rusak Mobil Polisi Saat Geledah Narkoba

Warga Kepung dan Rusak Mobil Polisi Saat Geledah Narkoba

News | Minggu, 02 Agustus 2015 | 01:00 WIB

Terkini

Ramalan Shio Paling Beruntung di Tahun Kambing Api 2027

Ramalan Shio Paling Beruntung di Tahun Kambing Api 2027

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi

Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:34 WIB

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:33 WIB

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Malang | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:25 WIB

×