10 Ribu Rumah di Solok Selatan Belum Dapat Listrik

Ardi Mandiri

Minggu, 09 Agustus 2015 | 07:25 WIB
10 Ribu Rumah di Solok Selatan Belum Dapat Listrik
Ilustrasi: Pekerja melakukan perawatan jaringan listrik PLN. (Antara/Adeng Bustomi)

Suara.com - Sebanyak 10.661 dari 34.357 rumah penduduk di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, belum teraliri listrik, di mana kecamatan pusat ibu kota, Sangir, memiliki jumlah terbanyak 2.530 unit.

Kepala Seksi Kelistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Solok Selatan Zilhamri di Padang Aro, Sabtu (8/8/2015), menyebutkan rumah yang belum teraliri listrik itu baik dari PLN, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) maupun pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

Dari 10.661 rumah tersebut, terbanyak di Kecamatan Sangir dengan jumlah 2.530 rumah, Sangir Batang Hari 2.142 rumah, Koto Parik Gadang Diateh 1.554 rumah.

Lalu Kecamatan Pauh Duo sebanyak 1.413 rumah, Sangir Balai Janggo 1.059 rumah dan Sangir Jujuan 1.000 rumah. Sementara Kecamatan Sungai Pagu cuma 963 rumah.

Ia menyebutkan, pemerintah setempat dalam lima tahun terakhir mengalokasi anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) untuk pembangunan jaringan listrik baru setiap tahun.

Pada tahun 2010, pemerintah daerah membuat jaringan listrik baru untuk jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 1 kilometer, sedangkan jaringan tegangan rendah (JTR) 1,5 kilometer.

2011, JTM sepanjang 2,8 kilometer dan JTR 2,25 kilometer. Pada 2012, untuk JTM 950 meter dan JTR sebanyak tiga kali dengan panjang masing-masing sepanjang 1,9 kilometer, 350 meter dan 950 meter.

2013, yang hanya dibangun JTR sepanjang 3,3 kilometer, 2014 untuk JTM sepanjang 600 meter dan JTR 2,4 kilometer. Sementara pada tahun 2015 rencana pembangunan jaringan baru untuk JTM 700 meter dan JTR 900 meter.

"Pemkab dengan alokasi APBD pernah membangun jaringan untuk satu nagari, yakni Padang Limau Sundai Kecamatan Sangir Jujuan, mulai 2011-2013 dengan alokasi Rp800 juta sebanyak 12 tiang," katanya.

Selain membangun jaringan baru, katanya, pemkab juga membuat gardu trafo sebanyak enam unit, dengan kekuatan 50 kilo volt ampere (KVA) sebanyak lima unit dan 25 KVA satu unit.

"Dari pemerintah pusat Solok Selatan juga mendapatkan pembangunan jaringan melalui program listrik desa," katanya.

Ia menambahkan, sejak 2008 hingga 2010 pemerintah pusat juga telah membantu pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ke daerah itu dengan jumlah 284 unit. PLTS tersebut dipasang di daerah yang tidak terjangkau oleh jaringan listrik, lalu diprediksi dalam lima tahun ke depan belum bisa masuk listrik PLN dan tidak memiliki potensi untuk dibangun pembangkit listrik.

"Seperti Pinti Kayu Tangah, Koto Parik Gadang Diateh," katanya.

Kepala Jorong (Dusun) Kampung Baru, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Yuliadi, menyebutkan puluhan rumah warganya belum mendapatkan aliran listrik PT PLN sejak puluhan tahun lalu.

"Dari jumlah Kepala Keluarga (KK) di Kampung Baru sebanyak 267, sekitar 40 persen warga kami belum mendapatkan aliran listrik dari PLN," katanya.

Ia menyebutkan, warga yang paling banyak belum mendapatkan aliran listrik dari PLN berada di kawasan GOR Kampung Baru yang mencapai 30 rumah lebih serta Kampung Tengah Dalam Kampung Baru yang juga sekitar sepuluh rumah. (Antara)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Lenny Kravitz Pamer Penis saat Konser di Stockholm

Hati-hati Mesum di Aceh, Bisa Senasib dengan Orang Ini

Indro 'Warkop': Saya Sakit karena Kebodohan Sendiri

Serpihan Diduga Jendela Pesawat MH370 Ditemukan di Pulau Reunion

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejati Bakal Sikat Semua Pejabat Terkait Korupsi Gardu PLN

Kejati Bakal Sikat Semua Pejabat Terkait Korupsi Gardu PLN

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 13:42 WIB

Dikalahkan Dahlan, Kajati DKI: Ini Bukan Akhir, Tapi Awal

Dikalahkan Dahlan, Kajati DKI: Ini Bukan Akhir, Tapi Awal

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 12:39 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB