Ini Akan Dikatakan Ahok Bila Bertemu Warga Kampung Pulo

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 11 Agustus 2015 | 12:10 WIB
Ini Akan Dikatakan Ahok Bila Bertemu Warga Kampung Pulo
Sejumlah spanduk dan poster terpampang di sejumlah rumah warga Kampung Pulo, Jakarta Timur, yang menolak relokasi ke Rusun Jatinegara Barat, Kamis (24/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terbuka untuk ditemui warga Kampung Pulo, Jakarta Timur, yang rumah mereka akan digusur pemerintah.

"Mau ketemu saya boleh saja," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Sebelumnya, Selasa (4/8/2015) malam, Ahok juga ditemui perwakilan warga RW 01 dan 03 dengan didampingi Komunitas Ciliwung Merdeka. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan, warga bersedia dibongkar.

"Sekarang terlalu banyak kelompok (perwakilan masyarakat di Kampung Pulo). Makanya saya mau bilang ke mereka. Jadi Presiden sama Gubernur DKI saja cuma butuh 50+1. Untuk soal pindahin orang tak ada undang-undang yang mengatur," kata Ahok.

Proses relokasi warga ke rumah susun banyak menemui kendala, di antaranya masalah kompensasi.

"Saya sudah tegaskan sekarang yang 527 kavling kalau bukan tanahnya mereka hanya tinggal di rusun. Tidak ada ganti uang kerohiman apapun," katanya ketika itu.

Ahok menawarkan pembayaran ganti rugi 1,5 kali dari harga beli kepada warga yang bersedia pindah ke rumah susun, meski Ahok tahu banyak warga yang sebenarnya tidak punya sertifikat tanah.

"Tapi dia ngotot punya sertifikat. (Saya bilang) mana sertifikatnya? Ini ada akta jual beli. Saya tunjukkan akta jual beli judulnya apa? Betul diketahui oleh lurah. Jadi tulisannya akta jual beli bangunan di atas lahan pemerintah," kata Ahok.

Tapi akhirnya jalan keluar atas permasalahan pembebasan lahan ditemukan.

"Warga Kampung Pulo, Ciliwung juga udah sepakat mereka mau bebas dari banjir. Tapi tentu adalah segelintir oknum yang mau memanfaatkan banjir. Kan kita udah sepakat janji kita mau tinggal di daerah (Jatinegara untuk sementara), kita bangunkan rusun deket situ. Itu kantor sudin bekas PU yang kita bongkar," kata Ahok.

Kampung Pulo selama ini merupakan kawasan yang menjadi langganan banjir.

"Ada sebagian mau sebagian nggak mau. Yang nggak mau tetap kita gusur. Jadi Presiden saja sama Gubernur DKI aja cuma butuh 50 persen plus satu. Kalau Kampung Pulo 80 persen setuju ya bongkar," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok dan Warga Kampung Pulo Sepakat, Eksekusi Segera Dimulai

Ahok dan Warga Kampung Pulo Sepakat, Eksekusi Segera Dimulai

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 11:37 WIB

Ini Tawaran Ahok Agar Warga Kampung Pulo Mau Dipindah

Ini Tawaran Ahok Agar Warga Kampung Pulo Mau Dipindah

News | Senin, 03 Agustus 2015 | 11:04 WIB

Ahok Mau Nego Sebelum Bongkar Rumah Warga Kampung Pulo

Ahok Mau Nego Sebelum Bongkar Rumah Warga Kampung Pulo

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 13:32 WIB

Tolak Relokasi Kampung Pulo

Tolak Relokasi Kampung Pulo

Foto | Jum'at, 24 Juli 2015 | 13:33 WIB

Terkini

Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:03 WIB

5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC

5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:02 WIB

6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"

6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:01 WIB

Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan

Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:00 WIB

Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:58 WIB

GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal

GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:56 WIB

109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

Malang | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:48 WIB

Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?

Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:45 WIB

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

×